Perkuat Kompetensi Guru Hebat, SGI Mamuju Adakan Pelatihan Coaching dalam Pembelajaran
Mamuju – Membangun budaya pembelajaran reflektif dan berpusat pada pengembangan potensi peserta didik, Sekolah Guru Indonesia (SGI) Kabupaten Mamuju menyelenggarakan Coaching dalam Pembelajaran di Aula Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan yang diikuti 20 Guru Hebat dari berbagai satuan pendidikan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru. Menghadirkan dua fasilitator, Sunarto dan Nasri, para Guru Hebat siap dibimbing agar memahami konsep coaching sekaligus mempraktikkannya dalam konteks pembelajaran di sekolah. Fasilitator juga turut mengulas hakikat coaching, prinsip-prinsip dasar, kompetensi yang harus dimiliki seorang coach, teknik mendengarkan aktif, serta keterampilan mengajukan pertanyaan berbobot untuk membantu coachee menemukan solusi atas tantangan yang dihadapi.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan praktik coaching secara berpasangan. Setiap peserta secara bergantian berperan sebagai coach dan coachee sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan teknik coaching. Selama praktik berlangsung, fasilitator memberikan pendampingan, observasi, dan umpan balik agar peserta mampu memperbaiki keterampilan komunikasi, pendengaran aktif, dan proses refleksi yang menjadi inti dari coaching.
Melalui pendekatan yang menggabungkan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu menerapkan coaching sebagai strategi pendampingan di lingkungan sekolah, baik dalam mendukung proses belajar peserta didik maupun dalam membangun kolaborasi antarpendidik. Pendekatan ini juga diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih memberdayakan, mendorong kemandirian, serta membantu setiap individu mengembangkan potensi terbaiknya.
Kegiatan ini merupakan komitmen SGI Kabupaten Mamuju meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan aplikatif dan relevan. Dengan semakin banyak guru yang memiliki kompetensi coaching, diharapkan akan tumbuh budaya belajar yang kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap peserta didik demi terwujudnya pembelajaran yang berkualitas.
