Laksanakan Monev di Sukabumi, Sekolah Guru Indonesia Yakin Bisa Membangun Pembiasaan Positif di Sekolah

Sukabumi – Menelisik implementasi program di sekolah dampingan, Sekolah Guru Indonesia (SGI) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sekaligus pelaksanaan kegiatan Teaching Collaboration & Coaching for Leader yang dilaksanakan di MI Manadniyah Kecamatan Ciambar dan MI Nurul Huda Kecamatan Nagrak.
Pelaksanaan kegiatan yang dihadiri 4 sekolah di Kecamatan Nagrak dan Kecamatan Ciambar pada Jumat (19/08) tersebut bertujuan menyimulasikan model pembelajaran yang disepakati dengan supervisi bersama. Tak sampai di sana para Guru Hebat diajak mendesain pengembangan kegiatan pembelajaran yang paling sesuai dengan kebutuhan belajar siswa di kelas. Lewat Monev, SGI menegaskan komitmennya menghadirkan program pengembangan profesional guru adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta penguatan ekosistem pendidikan di Indonesia
Menurut Ade Munawar Luthfi, Ketua SGI, monitoring difokuskan pada implementasi hasil pelatihan di sekolah, perkembangan kepemimpinan guru, inovasi pembelajaran, serta pelaksanaan berbagai program yang telah dirancang selama proses pendampingan.
Hasil yang di dapatkan, kata Ade, sebagian besar para Guru Hebat sudah menerapkan prinsip 10 Kepemimpinan Guru dan 7 Kepemimpinan Murid di sekolahnya masing-masing walaupun ada beberapa yang masih belum oprimal dan masih berjalan untuk terus di evaluasi. Selain itu, penerapan ADAB project di kelas pun sudah mulai dilakukan dengan baik, terlihat dari hasil project yang dilakukan Guru Hebat saat Teaching Collaboration. Ade optimis ke depannya SGI dapat membangun pembiasaan positif antara guru serta murid dan bisa membantu murid mengembangkan keberanian, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja bersama.