Sekolah Guru Indonesia Hadirkan Pendidikan Berdampak di Mentawai
Kepulauan Mentawai – Sekolah Guru Indonesia (SGI) terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdampak hingga ke pelosok negeri, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) seperti Kepulauan Mentawai.

Lewat Program Relawan Guru Mentawai di MIS Tubeket, kehadiran SGI dinilai membawa banyak muatan positif salah satunya upacara bendera kembali terlaksana setelah lima tahun tidak dilakukan dan hadirnya Kelas kreatif Dokter Cilik. Kelas kreatif tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi bersama Layanan Kesahatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa.
Di kegiatan tersebut para siswa dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang kesehatan serta mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat. Dari Kelas Kreatif Dokter Cilik yang menanamkan hidup sehat sejak dini, SGI yakin akan lahir pemuda hebat masa depan.

Tak sampai di sana, para Guru Pemimpin pun diajak mengajar di TBM melalui bimbel sore yang menghidupkan sekaligus meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa. Guru Pemimpin yang ditugaskan di MIS Tubeket, bukan hanya mengajar, tetapi juga belajar bersama, tumbuh bersama, dan menguatkan harapan.
Utari Gusti, Koordinator SGI, mengucapkan banyak terima kasih atas keterlibatan banyak pihak. Menurutnya pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas, tapi tentang menghadirkan harapan di setiap kesempatan.Karena, timpal Utari, kami percaya ketika guru bertumbuh masa depan pendidikan pun ikut bertumbuh. Ia menegaskan SGI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berdampak hingga pelosok negeri.