Category Archives: Berita

ALUSIA: Wadah Alumni Berkreasi, Belajar, dan Berbagi

ALUSIA: Wadah Alumni Berkreasi, Belajar, dan Berbagi   Bogor – Sejak 2009 GREAT Edunesia encetuskan sebuah gerakan literasi melalui program Sekolah Cerdas Literasi. Program tersebut semakin lama semakin berkembang menjadi Sekolah Literasi Indonesia dan Gemari Baca. Hingga saat ini, LPI DD telah menjangkau ribuan penerima manfaat dan ratusan mitra kolaborasi. Oleh karena itu sebagai upaya […]...

Nurhartati Khairiyah, Membuat Perubahan Lewat Literasi

Nurhartati Khairiyah, Membuat Perubahan Lewat Literasi Medan – Kebiasaan membacakan buku kepada anak-anak merupakan awal mula kecintaan Nurhartati Khairiyah, Penggiat Literasi Indonesia Sekolah Literasi Indonesia ( PELITA SLI) dan Pendiri Taman Baca Masyarakat (TBM) Mabar, kepada literasi. Sejak saat itu ia mulai mendalami dan mulai mengajak rekan guru lainnya membeli serta membacakan buku kepada anak-anak. […]...

Mocobukuwae Sebagai Wadah Masyarakat Cinta Literasi

Mocobukuwae Sebagai Wadah Masyarakat Cinta Literasi   Jakarta – UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%. Artinya dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang gemar membaca.Hasil riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan Central Connecticut State University pada Maret 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat […]...

Izza Juarai Lomba Paduan Suara Tingkat Pelajar Pemilihan Duta Seni Remaja Sumsel

Izza Juarai Lomba Paduan Suara Tingkat Pelajar Pemilihan Duta Seni Remaja Sumsel Palembang – Nur Izzatul Fariza, biasa dipanggil Izza, berhasil merebut juara di ajang bergengsi Paduan Suara Tingkat Pelajar Pemilihan Duta Seni Remaja Sumsel bersama rekan-rekannya. Izza merupakan Penerima Manfaat Youth Ekselensia Scholarship (YES) asal Palembang, ia mengaku bangga bisa keluar sebagai juara, sebab […]...

Sosok Guru di Persimpangan Hukum dan Kriminalisasi

Sosok Guru di Persimpangan Hukum dan Kriminalisasi   Jakarta – Muhammad Shirli Gumilang, Ketua Sekolah Guru Literat GREAT Edunesia, menjelaskan betapa penghargaan atas peran guru saat ini telah. Menurutnya dulu guru begitu disegani; kini, mereka sering kali tak lagi dihargai. Ketika murid melakukan kesalahan, guru tak lagi berani memberi hukuman karena takut terkena masalah hukum. […]...