Sekolah Literasi Indonesia Ajak 1.000 Siswa SDIT Nur Fatahillah Tumbuhkan Kepedulian terhadap Korban Bencana dan Kelestarian Bumi

Sekolah Literasi Indonesia Ajak 1.000 Siswa SDIT Nur Fatahillah Tumbuhkan Kepedulian terhadap Korban Bencana dan Kelestarian Bumi

Banten – Meningkatkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan dan menguatkan rasa kepedulian terhadap korban bencana di Indonesia, Sekolah Literasi Indonesia menghelat  Kelas Literasi Kreatif (KLiK SLI) Peduli Bencana & Menjaga Bumi bertajuk Pahlawan Pelindung Hutan di SDIT Nur Fatahillah, Serpong, Banten. diikuti 1000 siswa

 

Diikuti 1000 siswa, kegiatan yang merupakan bagian dari Peringatan Bulan Bahasa dan Hari Batik Nasional ini menghadirkan rangkaian aktivitas literasi edukatif, interaktif, dan mendorong aksi nyata para siswa. Diawali Dongeng Interaktif  berjudul Istana Hijau Kiki bersama relawan STIM Budi Bakti dan kak Tari, Duta Baca Jakarta Selatan, para siswa diajak mengenal pentingnya menjaga alam, melindungi hutan, serta memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

Selanjutnya, siswa mengikuti aktivitas Pohon Empati. Pada kegiatan tersebut, mereka mewarnai sekaligus menuliskan pesan semangat, doa, dan ungkapan kepedulian di atas kertas. Nantinya kertas-kertas itu ditempelkan di Pohon Empati sebagai simbol harapan, dukungan, dan solidaritas bagi sesama, khususnya masyarakat yang terdampak bencana. Tak berhenti pada kegiatan literasi dan ekspresi kepedulian, siswa juga dilibatkan melakukan aksi nyata lewat Kotak Kepedulian bagi penyintas bencana. Menurut Rahma Maghfira, Resource Mobilization GREAT Edunesia, Kotak Kepedulian ialah bentuk pembelajaran tentang berbagi dan membantu sesama sejak dini, nantinya dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Tim Respon Darurat Pendidikan (RDP) GREAT Edunesia. Ia mengungkapkan, kehadiran TIM RDP GREAT Edunesia di lokasi bencana bertujuan merespons kondisi darurat dan memastikan hak pendidikan anak-anak penyintas tetap terpenuhi di tengah krisis.

Meringankan penderitaan saudara-saudara yang terdampak bencana, SDIT Nur Fatahillah Serpong menyalurkan donasi sebesar Rp2.753.200 untuk penyintas bencana di Indonesia, Aksi kebaikan ini merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan secara kolektif seluruh siswa dan warga sekolah. Rangkaian kegiatan ditutup doa bersama untuk para korban bencana, kemudian dilanjutkan ajakan kepada siswa untuk berkomitmen menjadi anak yang peduli terhadap sesama dan lingkungan.

KLiK SLI Peduli Bencana & Menjaga Bumi tidak hanya menjadi sarana mengenal cerita dan menambah pengetahuan, tetapi juga ruang  membangun empati, menanamkan nilai kemanusiaan, serta mendorong anak-anak mengambil peran menjaga Bumi. Harapannya, tutur Rahma, para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya mencintai alam, tetapi juga peka terhadap kesulitan orang lain dan siap berkontribusi melalui tindakan sederhana namun bermakna

.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *