Sekolah Guru Indonesia Membangun Guru Pemimpin, Menguatkan Aceh, Menyalakan Perubahan
Banda Aceh – Sekolah Guru Indonesia (SGI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan Indonesia melalui penyelenggaraan Pembekalan Fasilitator Sekolah Guru Indonesia (SGI) Angkatan 53 yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di Kota Banda Aceh dan Kota Sabang. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan para fasilitator yang akan mendampingi kepala sekolah dan guru di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.
Mengusung tema Membangun Guru Pemimpin, Menguatkan Aceh, Menyalakan Perubahan pembekalan ini menjadi titik awal lahirnya para fasilitator yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam mendampingi proses belajar, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan pendidikan.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan kompetensi yang meliputi Kepemimpinan Guru dan Murid, ADAB Project Siaga Bencana, Kelas Guru Trainer, Design Thinking, Penggunaan Platform Digital dalam Pembelajaran, Coaching, Kepemimpinan Sekolah, Literasi Satuan Pendidikan Aman Bencana, serta Internalisasi Nilai-Nilai Pengabdian dan Kepemimpinan. Pembekalan ini dirancang memastikan setiap fasilitator siap mendampingi sekolah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Program SGI Angkatan 53 merupakan bentuk kepedulian terhadap pemulihan pendidikan di Aceh pascabencana. Melalui pendampingan yang dilakukan fasilitator, diharapkan kepala sekolah dan guru mampu memperkuat kepemimpinan pembelajaran, menghadirkan inovasi di sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang berpihak pada murid.
Pembekalan ini menghadirkan narasumber, praktisi pendidikan, dan fasilitator berpengalaman yang akan berbagi praktik baik, pengalaman lapangan, serta strategi pendampingan yang berdampak. Semangat kolaborasi yang dibangun selama kegiatan diharapkan menjadi modal utama dalam mempercepat transformasi pendidikan di Aceh.
Ade Munawar Lutfi, Ketua SGI, menyampaikan jika perubahan besar selalu dimulai dari seorang guru. Ketika guru terus belajar dan bertumbuh, sekolah akan berkembang. Ketika sekolah berkembang, masyarakat akan semakin kuat. Melalui SGI Angkatan 53, SGI ingin menghadirkan lebih banyak guru pemimpin yang mampu menyalakan perubahan bagi Aceh dan Indonesia.
Karena ketika guru bertumbuh, sekolah akan berkembang. Ketika sekolah berkembang, masa depan Aceh pun semakin kuat.