Memastikan Implementasi Program dan Menguatkan Kepemimpinan Pembelajaran di Sekolah, Sekolah Guru Indonesia Laksanakan Monitoring dan Evaluasi di Aceh

Kabupaten Bireuen — Memastikan implementasi program berjalan baik serta memantau perkembangan praktik pembelajaran di sekolah, Sekolah Guru Indonesia (SGI) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) SGI Angkatan 53 di Kabupaten Bireuen, Aceh, yang dibersamai Ade Munawar Luthfi, Ketua Sekolah Guru Indonesia, dan tim fasilitator.
Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan monev mencakup sejumlah agenda strategis, mulai dari silaturahmi, koordinator, supervisi implementasi pembelajaran ADAB Project Siaga Bencana, observasi Teaching Collaboration melalui kegiatan lesson study, hingga coaching bagi pemimpin sekolah dan evaluasi kinerja fasilitator.

Ade Munawar Luthfi, menegaskan bahwa Monev merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas implementasi program sekaligus memastikan proses pendampingan memberikan dampak bagi guru, kepala sekolah, dan murid. Pada implementasi ADAB Project Siaga Bencana, tim SGI melakukan supervisi terhadap guru saat melaksanakan pembelajaran serta menggali testimoni murid untuk mengetahui pengalaman dan respons mereka terhadap proses pembelajaran. Pemantauan ini menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana nilai-nilai ADAB dan kesiapsiagaan bencana terintegrasi dalam praktik pembelajaran di sekolah.

Selain itu, tim SGI juga mengobservasi pelaksanaan Teaching Collaboration melalui kegiatan lesson study yang melibatkan kelompok guru. Pendampingan ini diarahkan memperkuat budaya kolaborasi, meningkatkan kualitas refleksi pembelajaran, serta mendorong guru untuk saling belajar dan mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif.

Aspek kepemimpinan sekolah turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Melalui sesi coaching for leader dan Focus Group Discussion (FGD), fasilitator mendampingi kepala sekolah dalam merefleksikan perkembangan program dan memastikan tersusunnya rencana tindak lanjut yang relevan dengan kebutuhan sekolah. Selama monev tim SGI turut mengamati proses pendampingan untuk memperoleh gambaran mengenai kualitas fasilitasi dan keberlanjutan program.
Pada agenda observasi training, tim SGI melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan pelatihan oleh fasilitator, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta FGD dan refleksi peserta. Rangkaian ini dilanjutkan dengan evaluasi fasilitator melalui wawancara mengenai performa, refleksi, dan evaluasi kinerja sebagai dasar peningkatan kualitas pendampingan.


