Lewat Growmates, Naila Azahra Hadirkan Edukasi Kesehatan Mental bagi Anak Panti Asuhan

Lewat Growmates, Naila Azahra Hadirkan Edukasi Kesehatan Mental bagi Anak Panti Asuhan

Makassar — Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental anak terus menjadi perhatian berbagai komunitas dan organisasi sosial. Melalui program Voluntrip, Growmates besutan Naila Azahra, penerima Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) berkolaborasi dengan Kitabisa menggelar kegiatan edukasi kesehatan mental dan bermain bersama anak-anak panti asuhan di Fr & JD Space, Makassar.

 

Mengusung tema Kenal, Terima, Kelola kegiatan tersebut dirancang memberikan ruang aman bagi anak-anak dalam mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi mereka secara positif. Program ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses edukasi psikologis bagi kelompok anak yang rentan mengalami keterbatasan dukungan emosional.

 

Naila mengatakan kesehatan mental merupakan fondasi penting dalam membangun kesejahteraan psikologis, kemampuan mengelola emosi, dan kepercayaan diri anak. Karena itu, anak-anak membutuhkan ruang yang memungkinkan mereka merasa didengar dan dihargai. Menurut mahasiswi Psikologi Universitas Hasanuddin itu, anak-anak di panti asuhan memerlukan ruang khusus di mana suara mereka didengarkan dan emosi mereka divalidasi. Melalui metode berbasis pengalaman langsung (experiential learning), mereka dapat belajar mengenali diri, mengembangkan keterampilan sosial, serta membangun ketahanan mental yang akan bermanfaat bagi masa depan.

 

Berbeda dengan kegiatan sosial pada umumnya yang berfokus pada hiburan, program ini menghadirkan edukasi kesehatan mental secara langsung dengan melibatkan psikolog profesional, Tenriwali Ridha Rahmah, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Materi disampaikan dengan pendekatan yang ringan dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta anak-anak.

 

Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami pentingnya menerima diri sendiri, mengenali berbagai emosi yang muncul dalam kehidupan sehari-hari, serta cara menyalurkan perasaan secara sehat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak membangun rasa percaya diri dan optimisme dalam meraih cita-cita.

 

Selain sesi materi, kegiatan juga diisi berbagai permainan dan aktivitas kelompok yang dirancang untuk memperkuat keterampilan sosial serta membangun rasa saling percaya. Beberapa permainan seperti Aku dan Perasaanku, Emotion Relay, dan Trust Walk menjadi sarana bagi peserta untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi secara asertif, dan memahami pentingnya dukungan sosial.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental anak sejak usia dini. Perhatian terhadap aspek psikologis dinilai sama pentingnya dengan pemenuhan kebutuhan fisik, terutama bagi anak-anak yang tumbuh dalam kondisi sosial yang rentan.

 

Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, penyelenggara berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat, baik secara emosional maupun sosial

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *