Inovasi MycoTrap Smart Biofilter Antarkan Tim Adila Atiatul Fitri Raih Juara I Biotour Edupreneur 2026

Inovasi MycoTrap Smart Biofilter Antarkan Tim Adila Atiatul Fitri Raih Juara I Biotour Edupreneur 2026

 

 

Nusa Tenggara Barat – Adila Atiatul Fitri, penerima beasiswa Etos ID dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Mataram, berhasil memimpin timnya meraih Juara I Lomba Proposal Biotour Edupreneur 2026. Prestasi tersebut diraih melalui proposal inovasi berjudul “MycoTrap Smart Biofilter Berbasis Trametes versicolor sebagai Solusi Sanitasi Limbah Organik Dapur MBG”.

 

Dalam kompetisi tersebut, Adila berperan sebagai ketua tim sekaligus penggagas utama inovasi. Adila berkolaborasi dengan dua anggota tim, yaitu Mahdatul Aini dan Jeni Nurhikmah. Sebagai ketua, Adila bertanggung jawab mengoordinasikan penyusunan proposal, pengembangan ide, pembagian tugas, hingga penyempurnaan naskah sebelum dikumpulkan. Lomba Proposal Biotour Edupreneur 2026 diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (HMPS Pendidikan Biologi) FKIP Universitas Mataram. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan melalui gagasan berbasis biologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

 

Gagasan MycoTrap Smart Biofilter berangkat dari permasalahan limbah organik dapur, khususnya limbah yang dihasilkan dari kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Limbah organik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengganggu kebersihan, serta mencemari lingkungan di sekitar area pengolahan makanan. Melalui MycoTrap Smart Biofilter, Adila dan tim menawarkan pemanfaatan jamur Trametes versicolor sebagai agen biologis dalam sistem pengolahan limbah organik. Inovasi ini dirancang sebagai alternatif sanitasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus berpotensi dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

 

Selain berfokus pada pengelolaan limbah, MycoTrap Smart Biofilter juga mengusung konsep kewirausahaan berbasis biologi. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan jamur dalam pengolahan limbah sekaligus membuka peluang pengembangan produk ramah lingkungan.

 

Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan sejumlah aspek penilaian, antara lain kesesuaian tema, kreativitas, inovasi, kebermanfaatan, peluang pengembangan usaha, serta kualitas penyusunan proposal. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Adila bersama tim berhasil menempati posisi pertama. Adila menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh anggota tim selama proses penyusunan dan penyempurnaan proposal. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi di bidang biologi dan kewirausahaan.

 

 

Adila berharap MycoTrap Smart Biofilter tidak hanya berhenti sebagai proposal perlombaan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang dapat diterapkan secara nyata. Inovasi tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah organik yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Melalui pencapaian ini, Adila dan tim membuktikan bahwa ilmu biologi dapat diterapkan untuk menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa kreativitas mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang memiliki nilai ilmiah, sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *