Helat Lokakarya Kelas Literasi Kreatif, SGI Dorong Guru Hadirkan Pembelajaran Bermakna
Musi Rawas — Sekolah Guru Indonesia (SGI) berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian literasi di sekolah di wilayah binaan, salah satunya lewat School Leadership Ecosystem berupa Lokakarya Kelas Literasi Kreatif (KLiK) dan Best Practices Pembelajaran ADAB Project STEM yang dilaksanakan di SDIT Al Islah, Musi Rawas, Sumatra Selatan.
Utari Gusti, Koordinator SGI, mengatakan lokakarya dirancang guna membantu guru memahami strategi peningkatan capaian literasi di kelas maupun sekolah, menyusun Best Practices ADAB Project STEM, serta mengimplementasikan kelas literasi kreatif dalam pembelajaran. Ia menambahkan, peserta mengikuti rangkaian aktivitas berupa lokakarya kelas literasi kreatif, penyusunan rancangan modul literasi, presentasi modul, pemahaman penyusunan laporan Best Practices ADAB Project, hingga penyusunan kerangka laporan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program SGI Angkatan 52 – School Leadership Ecosystem yang menyasar kepala sekolah dan guru melalui pembinaan berupa pelatihan dan pendampingan. Program tersebut, tambah Utari, berlangsung pada 15 April–15 Desember 2026 di empat kabupaten/kota. Melalui lokakarya ini, jelasnya, diharapkan guru tidak hanya memahami konsep literasi, tetapi mampu menerapkannya dalam pembelajaran yang kreatif, menarik, dan bermakna.
Kegiatan Lokakarya Kelas Literasi Kreatif (KLiK) dan Best Practices Pembelajaran ADAB Project STEM menjadi bagian dari upaya SGI dalam memperkuat kepemimpinan instruksional, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mendukung kepemimpinan murid. Utari optimis kegiatan seperti ini ialah salah satu langkah konkret menghadirkan Guru Hebat yang mampu menciptakan inovasi pembelajaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
