Dari Pulau Ende, PELITA SLI 6 Merefleksikan Gerakan Literasi dan Menguatkan Kolaborasi untuk Keberlanjutan

Dari Pulau Ende, PELITA SLI 6 Merefleksikan Gerakan Literasi dan Menguatkan Kolaborasi untuk Keberlanjutan

 

Ende – Mengobarkan semangat berliterasi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Sekolah Literasi Indonesia (SLI) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggiat Literasi Indonesia (PELITA) SLI 6 di TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara. Kegiatan yang berlangsung pada Agustus lalu ini adalah ruang melihat kembali perjalanan, capaian, tantangan, serta peluang keberlanjutan gerakan literasi yang telah dijalankan penggerak PELITA di Kabupaten Ende.

 

 

Menurut Maya Safitri, Koordinator SLI, perjalanan gerakan literasi tidak selalu tentang seberapa banyak program yang terlaksana, tetapi juga tentang bagaimana setiap proses direfleksikan, tantangan dihadapi, dan langkah keberlanjutan terus dirancang. Salah satu rangkaian utama Monev yang dilaksanakan di TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara, bersama tiga penggerak PELITA Ende, yakni Kak Hifni, Kak Samiullah, dan Kak Ridwan tersebut menjadi ruang refleksi, di mana para penggerak diajak melihat kembali praktik yang telah dilakukan sekaligus berbagi pengalaman selama menggerakkan literasi di tengah masyarakat.

 

Maya mengatakan rangkaian Monev diawali dengan pemetaan harapan dan kekhawatiran, kemudian dilanjutkan dengan refleksi mengenai peran dan tugas PELITA SLI. Sesi ini menjadi ruang bagi para penggerak menyampaikan pengalaman, melihat kembali perjalanan yang telah ditempuh, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Memasuki hari kedua, sambung Maya, proses refleksi dilakukan secara lebih mendalam melalui beberapa sesi seperti Refleksi TBM PELITA, Refleksi Program PELITA, Refleksi Jejaring Ekosistem Literasi PELITA, hingga Tumbuh Bersama PELITA. Rangkaian itu kemudian dilengkapi dengan sesi Kabar PELITA sebagai ruang berbagi cerita, perkembangan, dan pembelajaran dari perjalanan SLI.

 

 

Refleksi TBM, lanjut Maya, merupakan kesempatan meninjau kembali perjalanan dan praktik pengelolaan TBM. Sementara itu, refleksi program melihat capaian, tantangan, serta pembelajaran yang muncul selama pelaksanaan berbagai aktivitas literasi. Tidak berhenti pada evaluasi internal, Monev juga melihat pentingnya jejaring dalam membangun ekosistem literasi. Kolaborasi dengan berbagai pihak adalah bagian penting agar gerakan literasi tidak berjalan sendiri, tetapi dapat tumbuh bersama komunitas dan lingkungan di sekitarnya.Kak Hifni menyampaikan jika setiap pengalaman ialah pembelajaran, dari proses refleksi ini, para penggerak tidak hanya melihat apa yang sudah dilakukan, tetapi juga mencoba menemukan apa yang perlu diperkuat agar gerakan literasi dapat terus hidup dan memberikan dampak bagi masyarakat serta semangat yang mewarnai proses refleksi PELITA Ende.

 

Rangkaian Monev kemudian dilanjutkan audiensi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ende. Tak hanya berbagi pengalaman mengenai perjalanan gerakan literasi PELITA, SLI turut memperkenalkan berbagai praktik yang telah dilakukan di lapangan. Audiensi ini bertujuan memperkuat komunikasi dan membuka peluang sinergi bersama pemerintah daerah guna mendukung keberlanjutan ekosistem literasi di Kabupaten Ende. Penguatan ekosistem dipandang penting karena keberlanjutan gerakan literasi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari komunitas, satuan pendidikan, pemerintah, maupun masyarakat. Melalui komunikasi dan jejaring yang semakin kuat, berbagai inisiatif literasi diharapkan dapat terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

 

 

Perjalanan Monev PELITA SLI 6 di Kabupaten Ende bak pengingat bahwa gerakan literasi tumbuh dari proses panjang. Ada cerita, capaian, tantangan, pembelajaran, dan harapan yang berjalan beriringan. Dari Pulau Ende, para penggerak PELITA membawa pulang tak hanya hasil evaluasi, tetapi juga semangat baru terus bergerak. Sebab, menjaga agar gerakan literasi tetap hidup membutuhkan keberanian untuk terus merefleksikan perjalanan, membuka ruang kolaborasi, dan bersama-sama menumbuhkan keberlanjutan.

 

Maya optimis perjalanan Monev PELITA SLI 6 akan menguatkan semangat perjalanan, mengoptimalkan gerakan, dan menumbuhkan keberlanjutan literasi.

 

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *