BAKTI NUSA Surabaya Dorong Leadership Project Berorientasi Dampak

BAKTI NUSA Surabaya Dorong Leadership Project Berorientasi Dampak

Surabaya — Dalam rangka memastikan kualitas proses pembinaan, mengevaluasi perkembangan kapasitas kepemimpinan, serta melihat keberlanjutan implementasi Leadership Project, Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) BAKTI NUSA wilayah Surabaya.

Rangkaian Monev diawali Training Value Kepemimpinan yang disampaikan Ricky Hardiansyah, Ketua BAKTI NUSA. Pada sesi ini Ricky mengangkat refleksi seputar Waktu, Peran, dan Kontribusi guna melihat perjalanan para penerima beasiswa selama tujuh bulan menjalani proses pembinaan BAKTI NUSA. Kegiatan yang diikuti penerima BAKTI NUSA 15, Manajer Wilayah BAKTI NUSA Surabaya, dan Alumni BAKTI NUSA itu turut  menguatkan penerima beasiswa membaca persoalan, merancang solusi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan perubahan.

Tak sampai di sana, para penerima beasiswa juga diajak mengevaluasi implementasi Leadership Project melalui Leadership Project Impact Survey. Hasil monitoring menunjukkan bahwa jumlah responden yang memberikan penilaian terhadap dampak Leadership Project masing-masing penerima beasiswa masih perlu diperkuat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengukuran dampak masih perlu diperluas agar data yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang lebih representatif mengenai perubahan yang dirasakan oleh penerima manfaat.

 

 

Ricku  menekankan bahwa keberhasilan Leadership Project tidak cukup ditunjukkan melalui jumlah kegiatan maupun jumlah penerima manfaat. Hal yang lebih penting adalah kemampuan program untuk menunjukkan perubahan atau manfaat yang nyata, terukur, dan relevan bagi penerima manfaat. Karena itu, penerima beasiswa didorong memastikan indikator keberhasilan yang digunakan benar-benar mampu menggambarkan perubahan yang ingin dicapai serta melakukan dokumentasi dan pengukuran dampak secara konsisten.

 

 

Secara keseluruhan, Monev BAKTI NUSA wilayah Surabaya menjadi ruang mempertemukan refleksi, evaluasi berbasis data, observasi perkembangan Leadership Project, serta perencanaan pengembangan diri dan karier penerima beasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para penerima beasiswa telah memiliki fondasi baik menjalankan peran kepemimpinan dan mengembangkan Leadership Project. Namun, masih terdapat ruang penguatan terutama dalam memastikan indikator keberhasilan, pengukuran dampak, validitas data penerima manfaat, serta keberlanjutan program.

 

 

Ke depannya, BAKTI NUSA akan memperkuat pendampingan individual berdasarkan hasil evaluasi dan presentasi one-on-one. Selain itu, indikator keberhasilan Leadership Project akan diperkuat agar mampu menggambarkan hubungan antara aktivitas, output, outcome, dan perubahan yang dihasilkan. Melalui Monev wilayah Surabaya, BAKTI NUSA terus mendorong transformasi Leadership Project dari sekadar activity-based menuju impact-oriented, dengan memastikan setiap program memiliki tujuan, indikator keberhasilan, target perubahan, mekanisme pengukuran dampak, serta strategi keberlanjutan yang jelas.

 

 

Ricky berharap kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan penerima beasiswa yang mampu menyelesaikan program, tetapi juga pemimpin muda yang mampu menerjemahkan pengetahuan, peran, dan pengalaman kepemimpinannya menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *