BAKTI NUSA Laksanakan Visitasi Leadership Project dan Monev di SMP Negeri 31 Depok

BAKTI NUSA Laksanakan Visitasi Leadership Project dan Monev di SMP Negeri 31 Depok

 

Jakarta – Memaksimalkan kontribusi penerima beasiswanya, Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Wilayah Jakarta mengadakan visitasi Leadership Project: Generise Project sekaligus Monitoring dan Evaluasi (Monev) di SMP Negeri 31 Depok.

 

 

 

Berangkat dari keresahan akan tingginya kasus kekerasan sosial di lingkungan sekolah, Muhammad Damar Rukmana, penerima BAKTI NUSA 15 sekaligus alumni Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, menginisiasi Generise Projectsebagai ruang belajar yang aman bagi pelajar, jauh dari perundungan dan kekerasan seksual. Menurut Damar, membangun gerakan sosial ternyata menuntut lebih dari sekadar kepedulian, ia mengaku di situ lah kepemimpinannya diuji dan dibentuk. Melalui BAKTI NUSA, ia belajar merumuskan arah yang jelas, membangun sistem yang berkelanjutan, dan merangkul orang-orang dengan visi yang sama untuk tumbuh bersama.

 

 

Damar mengatakan, Generise Project lahir dari keresahan yang sangat dekat dengan keseharian pelajar SMP. Ia ingin adik-adik OSIS tidak hanya tahu soal risiko kekerasan sosial, tapi juga punya keberanian dan kemampuan untuk hadir bagi teman-teman yang membutuhkan.

 

 

 

Kunjungan lapangan pada hari itu menjadi puncak dari proses pembekalan yang telah berjalan selama empat bulan. Dihadiri Pembina OSIS, Pembina Pramuka, dan 20 peserta OSIS, kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Pembina OSIS, Ketua Generise Project, dan Tim Monev BAKTI NUSA, sebelum akhirnya setiap kelompok peserta tampil mempresentasikan rangkuman materi yang telah mereka pelajari selama masa pembekalan.

 

 

 

Suasana hari itu terasa berbeda dari kelas pada umumnya. Bukan sekadar mendengarkan materi, adik-adik OSIS diajak benar-benar memahami peran mereka — bagaimana mengenali tanda-tanda risiko, bagaimana merespons dengan tepat, dan yang terpenting, bagaimana menjadi sosok yang bisa dipercaya oleh teman-teman mereka sendiri. Empat bulan bersama mereka, kata Damar, ia melihat langsung bagaimana mereka bertumbuh menjadi lebih percaya diri untuk mengambil peran itu,

 

 

 

Pembina OSIS SMP Negeri 31 Depok memberi kesan positifnya terhadap kehadiran Generise Project di lingkungan sekolah, ia menyatakan sangat senang dengan kehadiran Generise Project, banyak dampak yang positif untuk anak-anak, mereka jadi lebih percaya diri, lebih sportif, dan lebih peka terhadap sekitarnya. Pihak sekolah ingin Generise Project bisa terus berlanjut ke depannya.

 

 

Momen Visit Leadership Project tersebut turut menjadi ruang bagi Tim Monev BAKTI NUSA berdialog langsung bersama para relawan yang telah mendampingi jalannya program. Fitriawati, Koordinator Pembinaan BAKTI NUSA, mengungkapkan apresiasi atas dedikasi para relawan. Pembinaan yang dijalankan, tegas Fitri, tidak berhenti pada capaian proyek semata tetapi memastikan setiap penerima BAKTI NUSA benar-benar mengenali dirinya sebagai pemimpin — termasuk keberanian menghadapi isu-isu sosial yang kompleks seperti Generise Project.

 

 

 

BAKTI NUSA hadir agar para aktivis mahasiswa dari kampus terbaik menjadi Sustainable Leader (Pemimpin Berkelanjutan), sebab itulah Visit Leadership Project ingin memperkuat kemampuan analisis, kepemimpinan, serta tata kelola proyek calon penerima beasiswa sebelum pelaksanaan di lapangan.

 

 

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *