17 Tahun Berkiprah, Sekolah Guru Indonesia Terus Berupaya Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan Guru Hebat di Indonesia

Bogor — Teacher Leadership Festival (ITL Fest) 2026 merupakan hadiah terbesar Sekolah Guru Indonesia (SGI) bagi Guru Hebat Indonesia, sebuah hadiah yang lahir dari rasa hormat, cinta, dan keyakinan bahwa perubahan besar bangsa ini akan selalu dimulai dari guru-guru yang terus belajar, terus bergerak, dan terus menginspirasi.

Bergerak bersama Guru Hebat selama 17 tahun, SGI berkomitmen melahirkan guru-guru transformatif yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik, berjiwa sosial dan kepemimpinan. Dengan komitmen memperkuat kepemimpinan guru, SGI menyasar para pemuda Indonesia yang siap mengabdikan diri menjadi guru sekaligus siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di seluruh Indonesia. SGI siap melahirkan generasi-generasi guru yang berdedikasi bagi Indonesia.

Di perayaan Milad SGI Ke-17 di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK Provinsi Banten) pada Sabtu (23/10), SGI berupaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan inovasi guru, menguatkan jejaring nasional guru pemimpin Indonesia, terhimpun praktik baik dan 100 Rencana Aksi Transformasi oleh guru, dan terbentuk ruang kolaborasi Komunitas Guru Pemimpin Berkelanjutan.

Bersama Asep Sapaat, Pemerhati Karakter Guru & Penulis dan Guru Agung Pardini, Direktur Riset dan Advokasi IDEAS, 100 Guru Hebat dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Papua, diajak merefleksikan rekam jejak dan sepak terjang SGI selama 17 tahun.

Menurut Asep, 17 tahun bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi jejak pengabdian dan karya nyata menumbuhkan Guru Pemimpin di seluruh penjuru negeri. Asep menekankan posisi guru sangat strategis, posisi dengan multiperan yang mesti diemban. Ia ingin guru mencintai diri sebagai guru dan mencintai mulianya kerja mencerdaskan anak bangsa guna mencipta gagasan-gagasan segar sebagai alternatif perubahan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Sedangkan bagi Guru Agung Pardini, sejak berdiri SGI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memerdekakan, mendampingi guru untuk tumbuh dalam karakter, kompetensi, dan kepemimpinan. SGI, timpalnya, sukses menyelenggarakan berbagai program unggulan di mana program-program unggulan itu dikemas dalam pengalaman belajar menarik, inspiratif, serta partisipatif dari sesama guru, oleh para guru, dan untuk semua guru sehingga melahirkan Guru Hebat berkualitas dan strategis, agar mereka dapat berkhidmat dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Menutup materinya Guru Agung Pardini melempar pertanyaan kepada Guru Hebat, “Siapakah guru terbaik?” Ia memadahkan, guru terbaik bukan lah yang jago menngajar atau memiliki sertifikasi tertentu, guru terbaik adalah guru yang mampu memantik rasa ingin tahu siswanya.

Selain seremonial Milad SGI ke-17, para Guru Hebat turut diajak mengikuti Gala Dinner yang dilanjutkan pergelaran seni dan ekspresi budaya tradisional dan SGI ITL Fest Awards 2026 guna mengapresiasi pendidik nusantara yang paling inovatif.

Ade Munawar Luthfi, Ketua SGI, menuturkan, di usia ke-17 SGI akan terus berupaya meningkatkan kualitas kepemimpinan para guru di Indonesia. Karena kebermanfaatan program SGI sudah dirasakan oleh 17.095 Guru Hebat dan 29.881 siswa di seluruh Indonesia yang dibina secara intensif dan menjadi motor penggerak keberlanjutan kebermanfaatan kepada puluhan ribu guru lainnya.

17 tahun perjalanan SGI, tegas Ade, bukan sekadar angka, melainkan jejak pengabdian yang menyalakan cahaya di ruang-ruang belajar seluruh negeri. Dari pelosok hingga perkotaan, dari satu guru ke guru lainnya, SGI terus menulis cerita yang tak pernah padam tentang harapan, perubahan, dan kepemimpinan. Pada kesempatan tersebut, Ade beserta jajaran SGI mengucapkan terima kasih kepada Guru Hebat atas langkah, keringat, dan doa yang mengiringi perjuangan; ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan, pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas, dan seluruh elemen bangsa hendaknya bersama-sama menguatkan gerakan kepemimpinan guru Indonesia.

SGI percaya bahwa perubahan pendidikan dimulai dari guru yang berjiwa pemimpin, guru yang bukan hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi, membimbing, dan menggerakkan. Selama enam belas tahun, ribuan guru telah ditemani dalam perjalanan tumbuhnya, menciptakan ruang belajar yang lebih bermakna dan membawa semangat kebaikan ke sekolah dan masyarakat.
Ia berharap SGI bisa terus membersamai Guru Hebat, menguatkan Guru Hebat, dan menyalakan pendidikan Indonesia.


