Hendru Maksimalkan Potensi Daerah di Ajang Festival Ilmiah Ekonomi Syariah

Hendru Maksimalkan Potensi Daerah di Ajang Festival Ilmiah Ekonomi Syariah

 

Mataram – Hendru Elban Ansori, penerima beasiswa Etos ID sekaligus mahasiswa jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, berhasil meraih Juara II Lomba Business Plan pada ajang Festival Ilmiah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Universitas Airlangga, Surabaya.

 

 

Di kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai universitas ternama di Indonesia tersebut, Hendru mengangkat inovasi berbasis potensi lokal bernama Kerupuk Mocha. Produk ini merupakan olahan kerupuk berbahan dasar ikan tongkol yang dipadukan ekstrak daun kelor, tidak hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya di daerahnya, Hendru yakin dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya berprestasi, walakin berdampak bagi lingkungan sekitarnya.

 

 

Hendru mengaku merancang Kerupuk Mocha sebagai bentuk inovasi yang mengintegrasikan nilai ekonomi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Ikan tongkol sebagai bahan utama dipilih karena ketersediaannya melimpah di daerah pesisir, sementara daun kelor dikenal memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh.

 

 

Melalui inovasi ini, Hendru tidak hanya berfokus pada penciptaan produk, namun turut melihat dampak yang dihasilkan. Ia mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga distribusi produk. Dengan demikian, inovasi itu mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan nilai tambah dari sumber daya lokal.

 

 

Keberhasilan Hendru menjadi bukti bahwa ide berbasis lokal memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. Ia membuktikan bahwa inovasi sederhana yang berangkat dari potensi lokal dapat menjadi kunci meraih prestasi nasional sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

 

 

Hendru mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari proses panjang yang melibatkan riset, pengembangan ide, serta keberanian tampil dan bersaing. Baginya, inovasi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, melainkan tentang bagaimana memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia bertekad memotivasi dirinya untuk mengembangkan potensi lokal agar mampu bersaing di kancah nasional hingga menglobal.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *