Serunya Pesantren Literasi Ramadan Sekolah Literasi Indonesia di SIT Tunas Islam Global

Bogor – Sekolah Literasi Indonesia (SLI) di Ramadan 1447 H berkomitmen memberikan penguatan kemampuan dasar anak lewat Pesantren Literasi Ramadan guna memaksimalkan nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan literasi anak. Kali ini Pesantren Literasi Ramadan dihelat di SIT Tunas Islam Global, Metland Cileungsi, Jawa Barat.

Pesantren Literasi Ramadan menjadi momentum strategis menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar bermakna dan membekas bagi para siswa, karena di Pesantren Literasi Ramadan terdapat penguatan literasi dan karakter siswa melalui berbagai aktivitas menggunakan Modul Kelas Literasi Kreatif (KLiK) Ramadan. Menurut Nur Aisyah, Tim Resources and Mobilization GREAT Edunesia, KLiK Ramadan adalah modul pembelajaran tematik yang dirancang SLI demi membantu anak memahami dan mempraktikkan nilai Ramadan.

Kegiatan yang diikuti 150 siswa SD dan SMP ini berlangsung riang, siswa tak sekadar diajak mendengarkan cerita, tetapi juga belajar menerapkan nilai-nilai baik Ramadan di kehidupan sehari-hari. Tak sampai di sana, para siswa turut Menulis Surat Empati buat anak-anak penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh, nantinya surat-surat tersebut akan dikirim ke anak-anak penyintas via SLI. Dibantu relawan dari BAKTI CARE STIM BUDI BAKTI para siswa meluapkan empati, doa, dukungan, dan harapan. Nur Aisyah menyampaikan isi surat tak harus puitis, tak harus panjang, yang penting tulus dan penuh makna. Ia menjelaskan kepada para siswa bahwa kontribusi tidak harus selalu besar namun mereka bisa mengirimkan doa, mengirimkan semangat, mengumpulkan bantuan, dan menyebarkan kepedulian. Ramadan bukan tentang siapa yang paling kaya melainkan siapa yang paling peduli

Kegiatan semakin seru karena para siswa ditantang menulis kalimat penyemangat lewat tema ‘Ramadan ini Kami Memilih Berbagi’ di selembar sticky note. Para siswa bisa memilih satu kata atau satu kalimat penyemangat dari hati. Melalui tulisan itu diharapkan nalar kritis dan kreativitas siswa semakin terasah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyaluran donasi sebesar Rp1.466.000 untuk pendidikan anak-anak penyintas bencana di Sumatra dan Aceh yang dikoordinasikan para siswa serta guru.

Alistika, Guru SDIT Tunas Global, mengungkapkan kedatangan Pesantren Literasi Ramadan sangat berkesan dan anak-anak di SD dan SMP bahagia bisa mengikuti beragam kegiatan seru bersama kakak-kakak SLI. Ia berharap pasca mengikuti Pesantren Literasi Ramadan para siswa bisa mengaplikasikan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari mereka serta memberikan pengalaman menarik bagi siswa belajar literasi kreatif dan menumbuhkan empati.
