Wujudkan Generasi Yatim Lebih Cerah, Youth Ekselensia Scholarship Ambil Bagian di Peluncuran Program Muliakan Anak Yatim: Bestian Sama Yatim

Wujudkan Generasi Yatim Lebih Cerah, Youth Ekselensia Scholarship Ambil Bagian di Peluncuran Program Muliakan Anak Yatim: Bestian Sama Yatim

Jakarta – Sebagai lembaga filantropi Islam yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, Dompet Dhuafa menggelar Peluncuran Program “Muliakan Anak Yatim: BesTeam (Bestian Sama Yatim), sebuah gerakan kolaboratif yang mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari perjalanan tumbuh anak yatim Indonesia yang diadakan di ANTARA Heritage Centre, Jakarta.

 

 

Program Bestian Sama Yatim (BesTeam) hadir dari kesadaran bahwa anak yatim bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan amanah kemanusiaan. Kata Bestian mencerminkan niat tulus menjadi “bestie” bagi anak yatim yaitu sahabat yang hadir, mendampingi, dan menguatkan. Sementara singkatan BesTeam menegaskan bahwa siapa pun yang bergabung dalam gerakan ini adalah bagian dari best team: tim terbaik yang bersatu untuk memuliakan anak yatim. Sejalan dengan BesTeam, Youth Ekselensia Scholarship (YES) juga lahir dari kepedulian terhadap potensi siswa berprestasi dari kalangan marginal, yatim, dan mualaf yang terhambat biaya melanjutkan pendidikan tinggi, di YES para penerima beasiswa dibentuk menjadi pelajar cendekia, berakhlak, serta berjiwa pemimpin lewat beragam pembinaan dibersamai mentor mumpuni.

 

Kegiatan yang bertujuan memperkenalkan sekaligus menjelaskan Program BesTeam kepada masyarakat luas tersebut turut dibersamai Widodo, Ketua Panitia Program BesTeam Dompet Dhuafa; Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, Alumni Penerima Beasiswa Youth Ekselensia Scholarship; Teuku Wisnu, Actor & Public Figure; Elizabeth Driemirda, GM Gramedia Regional D; Herdiansyah, Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

 

Pada peluncuran tersebut Rahmad Gustav Kurniawan Lubis, Alumni Penerima Beasiswa YES, menceritakan perjalanan bertumbuh bersama dukungan dan pendampingan Dompet Dhuafa. Ia mengatakan berkat dukungan YES ia berhasil diterima di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Lewat YES, terang Rahmat, ia menemukan kesempatan mengembangkan diri, memperluas wawasan, dan membangun masa depan lebih baik.  Ia ingin suatu hari nanti menjadi donatur bagi YES, agar lebih banyak anak-anak dari latar belakang ekonomi rendah bisa merasakan manfaat serupa. Rahmad meyakini bahwa program seperti YES dapat menjadi jembatan bagi anak-anak untuk meraih impian mereka, terlepas dari keterbatasan yang mereka miliki.

 

 

Rahmad mengatakan memiliki harapan besar untuk masa depan YES. Ia ingin program ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak-anak di pelosok negeri. Bagi Rahmad, generasi muda adalah harapan masa depan bangsa. Dengan program seperti YES, ia percaya bahwa anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi berkualitas dan mampu membawa bangsa menuju masa depan gemilang. Rahmad optimis, melalui semangat kebersamaan dan kerja keras, cita-cita Indonesia emas bisa terwujud.

Program BesTeam dirancang melalui berbagai intervensi pemberdayaan yang mencakup pendidikan, kesehatan, pengembangan bakat, hingga penguatan kemandirian ekonomi. Program ini dibangun di atas empat nilai utama, yaitu Best Heart, Best Mind, Best Future, dan Best Impact sebagai fondasi mewujudkan generasi yatim lebih cerah (Bright Generation). Program Besteam diharapkan menjadi simbol bahwa memuliakan anak yatim bukan sekadar aksi sosial, melainkan sebuah ikhtiar untuk menebar cinta, menyalakan harapan, dan meneguhkan persaudaraan.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *