Tim Mepet Deadline Universitas Halu Oleo Raih Juara 3 Video Competition Energy Adsport Challenge (PGTC) 2026, Angkat Perjalanan Energi dari Perut Bumi hingga Dapur Negeri

Tim Mepet Deadline Universitas Halu Oleo Raih Juara 3 Video Competition Energy Adsport Challenge (PGTC) 2026, Angkat Perjalanan Energi dari Perut Bumi hingga Dapur Negeri

 

Kendari – Tim Mepet Deadline yang diketuai Syakinah Jamustiara, penerima beasiswa Etos ID, dari Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil meraih Juara 3 di ajang Video Competition – Energy Adsport Challenge tingkat nasional yang diselenggarakan Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam rangkaian kegiatan Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Prestasi tersebut diraih melalui karya audiovisual berjudul “Dari Perut Bumi, Menghangatkan Dapur Negeri” tentang perjalanan panjang energi dari proses eksplorasi dan produksi hingga pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Bersama dua anggotanya, Revalina Zuhuria Amsia dan Muh. Ihram, Syakinah berhasil menunjukkan kreativitas mahasiswa UHO dalam mengemas isu energi menjadi pesan edukatif yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari kegiatan PGTC 2026 di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

 

 

Melalui karya tersebut, Tim Mepet Deadline mengangkat persoalan sederhana yang kerap luput dari perhatian masyarakat, yakni ketergantungan aktivitas rumah tangga terhadap ketersediaan energi. Berangkat dari pertanyaan mengenai apa yang terjadi ketika gas di dapur habis, video ini mengajak penonton memahami bahwa nyala api pada kompor merupakan bagian akhir dari proses panjang penyediaan energi yang melibatkan teknologi, sumber daya, dan tenaga manusia.

 

 

Gagasan tersebut dikembangkan melalui pendekatan penceritaan yang ringan dan dekat dengan keseharian. Kalimat pembuka, “Kalau nasi habis? Gampang, tinggal ganti kimpul. Tapi bagaimana kalau gas di dapur yang habis?” menjadi pengantar untuk membawa penonton menelusuri perjalanan energi dari dalam bumi Indonesia hingga dapat dimanfaatkan masyarakat. Video “Dari Perut Bumi, Menghangatkan Dapur Negeri” menyoroti peran Pertamina Hulu Energi dalam kegiatan eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi nasional. Melalui visualisasi dan narasi yang komunikatif, karya tersebut memperlihatkan bahwa energi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari tidak hadir begitu saja, melainkan melalui rangkaian proses yang kompleks dan melibatkan banyak pihak.

 

 

Tidak hanya menampilkan proses penyediaan energi, karya ini juga mengangkat sisi kemanusiaan di balik industri hulu migas. Ribuan pekerja yang menjalankan tugasnya dalam berbagai tahapan operasional menjadi bagian penting dari pesan yang ingin disampaikan. Di balik nyala api biru yang terlihat sederhana, terdapat dedikasi dan kerja berkelanjutan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat Indonesia.

 

 

 

Pemilihan dapur sebagai titik akhir penceritaan menjadi pendekatan kreatif untuk menghubungkan isu energi berskala nasional dengan pengalaman masyarakat. Melalui sudut pandang tersebut, Tim Mepet Deadline berupaya menunjukkan bahwa pembahasan mengenai ketahanan energi tidak selalu harus disampaikan melalui istilah teknis yang rumit, tetapi juga dapat dikomunikasikan melalui aktivitas sederhana yang dijumpai setiap hari.

 

 

Bagi Syakinah, pencapaian ini menjadi ruang untuk menunjukkan peran mahasiswa dalam menyampaikan gagasan melalui media digital yang kreatif dan edukatif. Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan penyampaian pesan publik melalui karya audiovisual.

 

 

 

Prestasi Juara 3 dalam Energy Adsport Challenge PGTC 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Tim Mepet Deadline dan penerima beasiswa Etos ID lainnya untuk terus menghasilkan karya inovatif yang memberikan nilai edukasi bagi masyarakat. Melalui “Dari Perut Bumi, Menghangatkan Dapur Negeri”, ia mengingatkan bahwa di balik satu nyala api kecil yang menghangatkan dapur keluarga, terdapat perjalanan panjang energi dan kontribusi banyak pihak yang bekerja untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *