Sekolah Guru Indonesia Teken MoU dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag Musi Rawas, Perkuat Ekosistem Kepemimpinan Sekolah
Musi Rawas – Sekolah Guru Indonesia (SGI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas dan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program SGI Angkatan 52 bertajuk School Leadership Ecosystem.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Dr. Dien Chandra, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas dan Taslim, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas. Dari pihak SGI, hadir Guru Ade Munawar Luthfi dan Guru Asep Irama.
Dalam forum silaturahmi tersebut, perwakilan SGI memaparkan secara komprehensif desain dan arah program. SGI Angkatan 52 dirancang sebagai ekosistem kepemimpinan sekolah yang mencakup kurikulum kepemimpinan guru dan murid, pelatihan intensif, pendampingan, implementasi pembelajaran di sekolah, hingga proses pengimbasan praktik baik. Program ini akan melibatkan 8 kepala sekolah dan 16 guru, dengan durasi pelaksanaan selama sembilan bulan hingga awal Desember 2026.
SGI juga menyampaikan ajakan kolaborasi kepada pemerintah daerah, antara lain dukungan kebijakan dan perizinan lokasi kegiatan, keterlibatan tim supervisi dari pemangku kepentingan eksternal, serta pencantuman logo instansi pada materi publikasi dan sertifikat peserta sebagai bentuk legitimasi dan sinergi bersama.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai program SGI sejalan dengan agenda pengembangan kompetensi guru, khususnya dalam penguatan pembelajaran digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) serta koding sebagai inovasi pembelajaran. Langkah ini dipandang relevan untuk menjawab tantangan penggunaan perangkat seluler di kalangan siswa agar lebih produktif dan edukatif.
Senada dengan itu, mereka menyatakan kesiapan mendukung implementasi program. Menurutnya, kehadiran SGI turut membantu percepatan peningkatan kompetensi guru di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Serta mengutarakan kesiapannya untuk membentuk tim khusus yang akan dilibatkan dalam supervisi dan kolaborasi pelaksanaan program SGI Angkatan 52.
Kerja sama ini diharapkan menghadirkan dampak nyata bagi kepala sekolah dan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta berorientasi pada pencapaian tujuan belajar siswa. SGI optimistis, kolaborasi berkelanjutan dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama akan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat di Musi Rawas