Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji

Sambut Hari Santri 2026, Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji bagi 750 Anak RA dan TK di Lampung Utara

Lampung Utara, 21 Oktober 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Santri 2026, Pondok Pesantren Modern Az Zahra menggelar kegiatan Simulasi Manasik Haji bagi siswa-siswi Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, pada Rabu (21/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, mengenalkan rukun Islam kelima, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah haji sejak usia dini.

Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji

Pondok Pesantren Modern Az Zahra merupakan salah satu program pendidikan berbasis pesantren di GREAT Edunesia, mitra pelaksana program pendidikan Dompet Dhuafa. Melalui kegiatan edukatif ini, Ponpes Modern Az Zahra berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak, khususnya dalam mengenal tata cara ibadah haji dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan Pondok Pesantren Modern Az Zahra ini diikuti lebih dari 750 peserta didik setingkat RA dan TK. Antusiasme juga terlihat dari kehadiran lebih dari 2.000 orang yang terdiri atas orang tua murid, guru, pendamping, serta tamu undangan. Partisipasi tersebut menunjukkan besarnya dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan dalam membangun fondasi karakter religius anak sejak dini.

Menanamkan Nilai Ibadah dan Karakter Sejak Dini

Simulasi Manasik Haji RA dan TK se-Kecamatan Abung Barat secara resmi dibuka oleh Drs. H. Mas Soleh, M.Pd., selaku Asisten I Bupati Lampung Utara, yang menyampaikan pesan Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si.

Dalam sambutan yang disampaikan, Bupati Lampung Utara menekankan bahwa manasik haji bukan sekadar kegiatan untuk mengenalkan rangkaian ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi anak-anak.

Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji“Melalui rangkaian kegiatan Simulasi Manasik Haji ini, kita belajar tentang kesabaran ketika menghadapi kesulitan, kedisiplinan dalam menjalankan aturan, serta keikhlasan dalam beribadah,” demikian pesan Bupati Lampung Utara yang disampaikan melalui Asisten I Bupati.

Ia juga menegaskan pentingnya mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan pembelajaran yang interaktif dan sesuai tahap perkembangan mereka, nilai-nilai ibadah diharapkan dapat lebih mudah dipahami dan tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan karakter generasi muda.

Az Zahra Diharapkan Menjadi Pusat Pendidikan Islam di Lampung Utara

Managing Director Pendidikan Dasar dan Menengah Dompet Dhuafa, Abdul Khalim, turut menyampaikan pentingnya membangun kedekatan anak-anak dengan ajaran Islam sejak usia dini, termasuk menumbuhkan cita-cita untuk menunaikan ibadah haji.

Menurutnya, pengenalan ibadah melalui pengalaman langsung dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap nilai-nilai keislaman. Harapannya, pengalaman mengikuti simulasi manasik haji dapat menjadi kenangan positif yang mendorong anak-anak untuk terus belajar, beribadah, dan memiliki cita-cita menjadi pribadi yang saleh.

Abdul KhalimAbdul Khalim juga menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Modern Az Zahra berdiri di atas tanah wakaf yang pengembangannya diinisiasi oleh Dompet Dhuafa. Keberadaan pesantren ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembelajaran Islam bagi masyarakat.

“Harapan kami, Pondok Pesantren Modern Az Zahra dapat terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, hingga menjadi Islamic Center yang berperan sebagai pusat aktivitas ibadah dan pendidikan Islam di wilayah Lampung Utara,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Harapan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat akses pendidikan Islam yang berkualitas, sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi untuk Memperluas Manfaat Pendidikan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Nandrianto, yang pada kesempatan tersebut membagikan sejumlah paket alat tulis kepada siswa-siswi Pondok Pesantren Modern Az Zahra. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak-anak sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan mereka. Selain itu, hadir juga Kepala Departemen Pengembangan Wakaf – Lembaga Pengembangan dan Investasi Wakaf Dompet Dhuafa, Muhammad Sapei yang turut hadir memberikan semangat dalam perkembangan Az Zahra kedepan dalam membangun peradaban dan pendidikan di kawasan tersebut.

Kolaborasi Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji

Sejumlah pemangku kepentingan daerah juga hadir, di antaranya Camat Abung Barat, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Bunda PAUD Kecamatan, Ketua PKG Kecamatan Abung Barat, serta para kepala sekolah dan dewan guru TK/RA.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif, tetapi juga membentuk karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

Antusiasme Peserta, Menumbuhkan Cita-Cita ke Tanah Suci

Bagi anak-anak, simulasi manasik haji menjadi pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran di kelas. Mereka dapat mengenal tahapan ibadah haji secara langsung, mulai dari mengenakan pakaian ihram, mengikuti arahan pembimbing, hingga mempraktikkan rangkaian manasik sesuai panduan yang diberikan.

Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik HajiPonpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji

 

Melalui pengalaman tersebut, anak-anak diharapkan semakin mengenal makna ibadah haji dan memahami pentingnya kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, serta kepatuhan dalam menjalankan ibadah.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi guru dan orang tua untuk melanjutkan pembelajaran di rumah maupun di sekolah. Dengan pendampingan yang konsisten, pengalaman manasik dapat menjadi awal bagi anak-anak untuk membangun kebiasaan baik dan menumbuhkan keinginan untuk beribadah.

Salah seorang peserta didik menyampaikan harapannya dengan bahasa sederhana, “Semoga nanti bisa pergi ke Makkah bersama Ayah dan Ibu, melihat Ka’bah, dan melaksanakan ibadah haji.” Harapan sederhana ini menggambarkan bagaimana pengalaman belajar sejak dini dapat menumbuhkan cita-cita besar dalam diri anak.

Ponpes Modern Az Zahra Gelar Simulasi Manasik Haji

Sementara itu, dari sisi pendamping, kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak mengenal ibadah haji dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Orang tua dan guru juga diharapkan dapat terus mendampingi anak dalam menanamkan nilai-nilai agama, sehingga pembelajaran yang diperoleh selama manasik tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, tetapi tumbuh menjadi bagian dari keseharian mereka.

Memperkuat Peran Pendidikan Berbasis Pesantren

Melalui penyelenggaraan Simulasi Manasik Haji RA dan TK ini, Pondok Pesantren Modern Az Zahra berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Lampung Utara, khususnya dalam membangun generasi yang berakhlak baik, memiliki fondasi keislaman yang kuat, dan tumbuh dengan semangat belajar.

Lebih dari sekadar kegiatan peringatan Hari Santri, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pendidikan Islam secara kontekstual dan menyenangkan kepada anak-anak. Dengan dukungan GREAT Edunesia, Dompet Dhuafa, pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, Ponpes Modern Az Zahra diharapkan dapat memperluas manfaatnya bagi masyarakat, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen GREAT Edunesia dalam mendukung pengembangan pendidikan yang bermakna, inklusif, dan berdampak, serta menghadirkan kesempatan bagi generasi penerus untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berdaya, dan membawa manfaat bagi sesama.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia PT. ODC INTER ROTASI Gandeng LPI DD Bogor – Pendidikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *