Optimalkan Potensi Penerima Beasiswa Bangun Gerakan Sosial Berdampak, BAKTI NUSA Gelar Leadership Project Incubation

Optimalkan Potensi Penerima Beasiswa Bangun Gerakan Sosial Berdampak, BAKTI NUSA Gelar Leadership Project Incubation

 

Bogor – Menciptakan pemimpin muda strategis, adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan solusi relevan berkelanjutan, Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) mengehelat Leadership Project Incubation daring.

 

Melalui pendekatan pembelajaran, pendampingan, kolaborasi, dan refleksi, Leadership Project Incubation hadir sebagai ruang inkubasi sistematis guna membangun kesiapan penerima BAKTI NUSA angkatan 15. Ricky Hardiansyah, Ketua BAKTI NUSA, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan setiap penerima beasiswa mampu mempersiapkan, menjalankan, dan membangun gerakan sosial berdampak serta berkelanjutan.

 

 

Mengusung tema Leadership in Action: Preparing, Acting, and Building Sustainable Communities, kegiatan Leadership Project Incubation menegaskan bahwa kepemimpinan tidak berhenti pada gagasan dan wacana, melainkan harus diwujudkan leat aksi nyata. Ricky menambahkan penerima BAKTI NUSA angkatan 15 sekarang berada di fase awal pembinaan sebagai calon pemimpin muda yang diharapkan mampu menghadirkan kontribusi strategis bagi masyarakat. Sebab itulah, terangnya, diperlukan penguatan kapasitas dalam merancang, mengelola, dan merefleksikan leadership project yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi juga memiliki infrastruktur matang dan berorientasi dampak jangka panjang.

 

 

 

Menggelorakan semangat 55 aktivis pemimpin dari 15 kampus besar di Indonesia (USU, UNAND, UNSRI, UI, IPB, ITB, UNPAD, UNDIP, UNS, UGM, ITS, UNAIR, UB, UNHAS, UNUD), kegiatan yang dianggap mampu menguatkan fondasi kepemimpinan itu dibersamai pemateri-pemateri terbaik dalam gerakan berdampak dan berkelanjutan di antaranya Ifandi Khainur Rahim, Founder & CEO Satu Persen; Chairul Sinaga, Project Manager Dampak Sosial Indonesia; Ricky Hardiansyah, Ketua Program BAKTI NUSA; Bayu Candra Winata Ketua Beastudi Indonesia.

Ifandi Khainur Rahim di sesi Leading Impact Through Community mencoba memaksimalkan kompetensi penerima BAKTI NUSA dalam menyusun Theory of Change (ToC) sebagai kerangka berpikir sistematis dari masalah hingga dampak jangka panjang. Sebelum memulai materi, Evan, sapaan akrabnya, memastikan kesiapan penerima BAKTI NUSA membangun organisasi yang bisa memberi dampak sampai bertahun-tahun ke depan. Sebab menurutnya, sekarang 80% organisasi/gerakan sosial mati bukan karena idenya jelek, melainkan founder burnout  dan visi kabur. Bagi Evan aktivisme tanpa strong why akan cepat hilang berhubung kurangnya ide, energi, komunitas, sistem, dan dampak. Karena itu perlu memantapkan strategi agar tujuan bersama tercapai. Evan turut menyemangati penerima BAKTI NUSA supaya Leadership Project mereka bisa berdampak dan menjadi komoditas/bisnis besar.

Di sesi Pitching for Impact: Influencing and Persuading Others bersama Chairul Sinaga, penerima BAKTI NUSA digembleng mengoptimalkan kemampuan komunikasi strategis melalui teknik pitching yang persuasif dan meyakinkan guna memperoleh dukungan serta kolaborasi. Chairul menjelaskan, pitching ialah proses penting bagi aktivis di mana pemuda bisa menyampaikan ide merangkap solusi secara singkat, persuasif, dan terstruktur untuk memperoleh dukungan atau persetujuan. Ia memaparkan, karena Leadership Project penerima BAKTI NUSA diharapkan memberikan dampak maka perlu memerhatikan isu yang ingin diselesaikan, mengapa harus diatasi segera, perlu melakukan apa, apa yang perlu diubah, dan kebutuhannya apa saja; karena buar Chairul menyampaikan ide secara tegas dan lugas menjadi poin utama mempertinggi potensi KolaborAksi. Choirul, yang akan menjadi mentor penerima BAKTI NUSA, yakin mereka dapat membuat materi pitching terbaik.

Menutup kegiatan Ricky Hardiansyah berharap pasca kegiatan penerima BAKTI NUSA semakin mantap menyusun Leadership Project berbasis komunitas sekaligus mampu menyusun dan menyampaikan project pitch yang berdampak di masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *