Navigating Career Transition with Purpose, 55 Penerima Beasiswa Aktivis Nusantara Ikuti Closing Mentoring GREAT 2026

Navigating Career Transition with Purpose, 55 Penerima Beasiswa Aktivis Nusantara Ikuti Closing Mentoring GREAT 2026

 

Bogor – Menguatkan motivasi para penerima beasiswanya dalam menghadapi fase transisi karier serta kehidupan pasca kampus, Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) mengadakan Closing Mentoring GREAT daring yang diikuti 55 penerima manfaat BAKTI NUSA Angkatan 15 dari 15 kampus besar Indonesia seperti USU, UNAND, UNSRI, UI, IPB, ITB, UNPAD, UNS, UGM, ITS, UNAIR, UB, UNHAS, UNUD, UNDIP.

 

 

Menggadang tema “Navigating Career Transition with Purpose”, kegiatan ini diharapkan mampu membantu penerima beasiswa memahami bahwa proses transisi ialah bagian penting dari perjalanan kepemimpinan dan pengembangan diri. Closing Mentoring GREAT 2026, kata Ricky Hardiansyah, Ketua Program BAKTI NUSA, dirancang bukan hanya sebagai penutup rangkaian mentoring, tetapi sebagai ruang refleksi, penguatan arah karier, serta konsolidasi langkah awardee dalam menghadapi masa depan secara lebih matang dan terarah.

 

Ricky menjelaskan jika para penerima manfaat BAKTI NUSA secara rutin mengikuti mentoring berbasis life plan supaya bisa memaksimalkan kapasitas personal dan sosial. Menurutnya di 2026, pendekatan mentoring dengan alumni dikembangkan melalui skema personalized curriculum berbasis karier yang dirancang guna membantu penerima beasiswa membangun arah hidup, merancang jalur karier, serta memperkuat kontribusi sosial yang ingin diwujudkan.

 

 

Sebagai bentuk peneguhan proses pembinaan yang dilalui, kegiatan Closing Mentoring GREAT yang dibersamai Irvandias Sanjaya, Alumni BAKTI NUSA 7 Yogyakarta, Consultant, People and Business Development; Ibnu Budiman, Alumni BAKTI NUSA 2 Jakarta dan Sustainability Professional; Avicenna M. Andiya, Ketua Ikatan Alumni BAKTI NUSA; dan Ricky Hardiansyah, Ketua Program BAKTI NUSA, dihelat untuk merefleksikan perjalanan mentoring, mengokohkan kembali nilai-nilai yang telah dibangun, dan mendorong para peserta melangkah lebih kukuh dalam mewujudkan career pathway dan personalized curriculum masing-masing.

 

 

Di sesi dialog inspiratif, Irvandias Sanjaya mengatakan bahwa transisi karier ialah proses perubahan, baik secara psikologis maupun praktis, dari satu peran hidup ke peran yang lain. Proses ini, timpalnya, tidak hanya berkaitan dengan memperoleh pekerjaan baru, tetapi juga menyangkut perubahan dan pembentukan identitas diri, sebab itulah pemuda perlu menyiapkan strategi untuk belajar dan berdaptasi di era baru. Sedangkan ibnu Budiman mengungkapkan pemuda perlu menunjukkan daya juang dan terus berupaya menghadapi persaingan dengan memiliki target terukur, mau belajar, terus mengoptimalkan potensi, mau menggali strategi berkala, dan memiliki keinginan berkontribusi.

 

 

Selain dialog inspiratif,  para penerima beasiswa turut diajak mengenal sekaligus memahami mentalitas “scholarship hunter”: seni mengubah kegagalan menjadi keberhasilan, strategi taktis menembus beasiswa luar negeri dan kampus dunia, navigasi karier akademisi dan praktisi di bidang keberlanjutan yang membawa dampak Indonesia ke level global.  Para penerima manfaat, tutur Ricky, sudah membuka gerbang masa depan penuh potensi dan tantangan, ia berkeinginan Closing Mentoring GREAT dapat menyalakan semangat para penerima beasiswa menghidupkan life plan.

 

 

Dengan dukungan mentor, alumni, dan ekosistem BAKTI NUSA, penerima beasiswa diharapkan dapat melangkah dengan lebih percaya diri, memiliki arah karier yang lebih jelas, serta tetap membawa nilai kebermanfaatan dan kontribusi sosial dalam setiap pilihan hidup yang diambil.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *