Menjawab Tantangan Pembelajaran Biologi, Moza Rasya Ananda Menulis Modul Berbasis Virtual Laboratory

Lampung – Moza Rasya Ananda, penerima beasiswa Etos IDE dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Lampung, menyusun Modul Pembelajaran Biologi Sel Tumbuhan untuk Siswa Kelas XI SMA Berbasis Virtual Laboratory dengan Pendekatan Inquiry guna memudahkan para guru biologi mengajar di kelas.
Hal tersebut berangkat dari keresahan Moza di mana tidak semua konsep biologi dapat dipahami hanya melalui penjelasan di dalam kelas. Materi seperti struktur dan fungsi sel tumbuhan, kata Moza, menuntut peserta didik untuk mengamati, mengeksplorasi, dan membuktikan konsep secara langsung. Namun, timpalnya, tidak semua sekolah memiliki laboratorium memadai untuk mendukung pengalaman belajar tersebut sehingga pembelajaran sering kali masih berpusat pada buku teks dan penjelasan guru, sehingga peserta didik kesulitan membayangkan konsep-konsep yang bersifat abstrak.
Moza menyampaikan, berbeda dengan modul pembelajaran pada umumnya, modul yang ia kembangkan tidak hanya menyajikan materi dan latihan soal, setiap bagian dirancang mengikuti tahapan Inquiry, mulai dari mengamati fenomena, merumuskan masalah, menyusun hipotesis, melakukan penyelidikan melalui Virtual Laboratory, menganalisis hasil pengamatan, hingga menarik kesimpulan. Dengan pendekatan tersebut, tambah Moza, peserta didik tidak lagi hanya menerima informasi, tetapi didorong untuk membangun pemahamannya sendiri melalui proses berpikir ilmiah.
Keunggulan lain dari modul ini terletak pada integrasi Virtual Laboratory yang dapat diakses melalui kode QR. Melalui simulasi virtual, peserta didik dapat melakukan pengamatan dan eksperimen secara interaktif meskipun tidak berada di laboratorium sekolah. Moza ingin Inovasi tersebut mampu membantu guru menghadirkan pembelajaran lebih kontekstual sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik.
Bagi Moza, menulis modul bukan sekadar memenuhi kebutuhan bahan ajar, tetapi menjadi wujud komitmennya sebagai calon pendidik untuk menghadirkan inovasi relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.