Maksimalkan Potensi Anak Indonesia, GREAT Edunesia Sambut Penerima Beasiswa Talent Ekselensia Scholarship
Bogor – Mengoptimalkan potensi anak-anak Indonesia. GREAT Edunesia menginiasi Talent Ekselensia Scholarship (TELSA). TELSA hadir sebagai program beasiswa yang memberikan dukungan pendidikan sekaligus ruang pengembangan talenta untuk siswa SD, SMP, dan SMA. Guna menyambut 21 penerima beasiswa terpilih dari seluruh Indonesia, pada Sabtu (10/10) TELSA menghelat OnBoarding Awardee Talent Ekselensia Scholarship daring.

Menggadang tema “Bertumbuh dengan Talenta, Melangkah Menuju Cita-Cita”; Yulianti, Pengelola TELSA, mengatakan, program ini ialah ekosistem yang mampu memaksimalkan potensi anak secara optimal lewat lingkungan positif dan proses pembelajaran berkelanjutan. Yulianti optimis OnBoarding TELSA menjadi titik awal perjalanan penerima beasiswa memahami bahwa setiap talenta memiliki peluang berkembang dan setiap cita-cita membutuhkan proses, keberanian, pembelajaran, serta dukungan.

Di kegiatan ini para penerima beasiswa diajak berkenalan lebih dekat dengan TELSA, mendengarkan pesan inspiratif, sekaligus mendapatkan insight seru dalam sesi Inspirational Talk bersama Ahmad Fauzan (Ka Ojan), Ketua Umum Forum Pendongeng Nasional; Udhi Tri Kurniawan, GM Biro Penyaluran Program Dompet Dhuafa; Mulyadi Saputra, Deputi Direktur 1 Pendidikan Dompet Dhuafa; Haryo Mojopahit, Managing Director Program Riset dan Budaya Dompet Dhuafa; dan Bayu Candra Winata, Ketua Beastudi Indonesia.

Bayu Candra Winata menyambut hangat kedatangan penerima beasiswa TELSA, ia mengatakan bakat yang dimiliki para penerima beasiswa adalah kendaraan, bukan tujuan; sebab itu lah bakat tersebut perlu dimaksimalkan agar bisa membantu diri semakin berdaya dan mampu membantu orang lain. Di TELSA, sambung Bayu, GREAT Edunesia mengajak penerima beasiswa mengenali potensi diri, mengembangkan bakat melalui kebiasaan positif dan karakter kuat, serta mengubah keterbatasan menjadi peluang bertumbuh. Ia menegaskan, dengan terus belajar dan mengasah talenta, setiap langkah kecil dapat menjadi awal menghadirkan manfaat dan menciptakan dampak nyata bagi sesama.

Sementara Mulyadi Saputra di Sesi Pembicara Kunci menjelaskan jika TELSA adalah ruang yang membantu anak menemu kenali bakatnya agar tumbuh sesuai potensi, mengembangkan talenta yang dimiliki, membangun karakter positif, serta memiliki keberanian menentukan dan mengejar cita-citanya. Ia meyakinkan bahwa setiap anak memiliki potensi unik, sebab itu lah dibutuhkan lingkungan kondusif serta dukungan secara menyeluruh dengan memperhatikan kebutuhan dan potensi setiap anak.
Yulianti menerangkan, TELSA akan mendampingi perjalanan anak-anak hebat selama setahun melalui pendidikan, mentoring, pengembangan talenta, penguatan karakter, dan kesempatan berkarya.

Menguatkan komitmen para penerima beasiswa, Haryo Mojopahit memberikan wejangan pentingnya Berlatih, Berkompetisi, dan Berkumpul guna mengembangkan talenta mereka. Ia menjelaskan, Berlatih serius tanpa kenal lelah akan mengasah kemampuan penerima beasiswa agar dapat mengukur serta meningkatkan batas kemampuan saat Berkompetisi. Sebab itulah, lanjutnya, penerima beasiswa TELSA disatukan supaya bisa Berkumpul dengan para juara guna membuka jalan menjadi juara. Ia menandaskan, di TELSA penerima beasiswa mendapatkan pembiayaan kursus latihan, pembiayaan mengikuti kompetisi hingga tingkat internasional, dan mendapatkan pembinaan intensif dari ahlinya.
Onboarding Awardee TELSA, tutur Yulianti, bukan sekadar momentum memperkenalkan program, tetapi juga ruang membangun rasa memiliki, memperkenalkan nilai-nilai TELSA, mengenalkan mentor, mempertemukan sesama penerima beasiswa, membantu peserta mengenali potensi dan talenta yang dimilikinya.



