Juarai Lomba Artikel Ilmiah Nasional LAKSANA 2026 Universitas Sebelas Maret, Aluna Putri Sagita Soroti Pentingnya Menjaga Warisan Indonesia Lewat Pemanfaatan Teknologi Digital  

Juarai Lomba Artikel Ilmiah Nasional LAKSANA 2026 Universitas Sebelas Maret, Aluna Putri Sagita Soroti Pentingnya Menjaga Warisan Indonesia Lewat Pemanfaatan Teknologi Digital

Solo – Aluna Putri Sagita, penerima beasiswa Etos ID asal Makassar meraih Juara 2 lewat karya ilmiah berjudul Transformasi Hasil Repatriasi Artefak Indonesia Menjadi Warisan Digital Imersif (Immersive Digital Heritage) dalam Pembelajaran Sejarah di Lomba Artikel Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional LAKSANA 2026.

 

 

Lomba yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret itu menjadi pencapaian  membanggakan sekaligus menunjukkan kontribusi Aluna sebagai mahasiswa dalam mengangkat isu pelestarian warisan sejarah Indonesia melalui gagasan inovatif yang relevan dengan perkembangan teknologi digital.

 

 

Aluna mengangkat persoalan repatriasi artefak Indonesia, yakni upaya pengembalian benda-benda bersejarah ke negara asalnya. Artikel tersebut menyoroti bahwa repatriasi tidak hanya berkaitan dengan pemulangan artefak, tetapi juga menyangkut hak sejarah, identitas budaya, serta upaya memperkuat literasi sejarah masyarakat.

 

 

Gagasan yang ia angkat berangkat dari berbagai tantangan yang dihadapi setelah artefak kembali ke Indonesia. Tantangan tersebut meliputi pelestarian benda bersejarah, keterbatasan akses masyarakat terhadap koleksi, hingga kompleksitas persoalan hukum internasional yang menyertai proses repatriasi.

 

 

Aluna mengglorifikasikan pendekatan immersive digital heritage atau warisan digital imersif sebagai salah satu alternatif memperluas akses masyarakat terhadap sejarah. Pemanfaatan teknologi seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), serta media digital interaktif dinilai berpotensi menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang lebih menarik, konkret, dan mudah dijangkau.

 

 

Artikel itu disusun menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan. Kajian ini juga mengaitkan pemanfaatan media imersif dengan Kerucut Pengalaman Edgar Dale untuk menjelaskan potensi pengalaman belajar yang lebih konkret dalam pembelajaran sejarah.

 

 

Bagi Aluna pencapaian ini menjadi kesempatan menunjukkan peran mahasiswa mengembangkan gagasan ilmiah yang menghubungkan pelestarian warisan budaya dengan inovasi pembelajaran. Sebagai pemuda dan seorang mahasiswa, Aluna mengambil peran kepemimpinan sekaligus membawa gagasan tersebut ke ajang kompetisi tingkat nasional, dengan menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital agar warisan sejarah Indonesia dapat dipelajari dan diakses secara lebih luas.

 

 

Prestasi Juara 2 dalam LAKSANA 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Aluna untuk terus mengembangkan karya ilmiah kritis, kreatif, dan berorientasi pada pelestarian sejarah serta budaya Indonesia. Gagasan mengenai warisan digital imersif juga menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai jembatan untuk mendekatkan generasi muda dengan sejarah bangsanya.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *