Berawal dari Keresahan Literasi Syariah, Afni Nur Nahdiyah Torehkan Prestasi di Kancah Nasional

Berawal dari Keresahan Literasi Syariah, Afni Nur Nahdiyah Torehkan Prestasi di Kancah Nasional

 

Makassar – Berangkat dari keresahan terhadap masih rendahnya literasi ekonomi syariah di Indonesia, Afni Nur Nahdiyah berhasil meraih Juara 2 National Essay Competition pada ajang Hasanuddin Sharia Economic Festival (HSEF). Bersama tim, mahasiswi Program Studi Aktuaria Universitas Hasanuddin ini menghadirkan sebuah gagasan inovatif bernama KoMu Mobile, sebuah platform konsultasi muamalah berbasis digital yang dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses edukasi dan informasi ekonomi syariah.

 

 

Ide tersebut lahir dari pengamatan Afni terhadap kondisi literasi ekonomi syariah yang masih menghadapi berbagai tantangan. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, informasi mengenai muamalah dan keuangan syariah memang semakin mudah ditemukan. Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih kesulitan memperoleh informasi yang terpercaya, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

 

 

Melalui KoMu Mobile, Afni menawarkan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini. Aplikasi tersebut dirancang tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai ruang belajar dan konsultasi yang interaktif. Pengguna dapat mengakses berbagai materi edukasi, mencoba simulasi akad syariah, berdiskusi dalam forum komunitas, hingga berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai persoalan muamalah.

 

 

Menurut Afni, teknologi memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap akses pengetahuan yang lebih luas. Karena itu, KoMu Mobile dirancang agar dapat menjadi sarana pembelajaran yang mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda yang tumbuh di era digital. Melalui fitur edukasi, konsultasi, dan simulasi yang terintegrasi dalam satu platform, aplikasi ini diharapkan mampu membantu masyarakat memahami prinsip-prinsip muamalah dengan lebih mudah dan aplikatif.

 

 

Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa kepekaan terhadap permasalahan di sekitar dapat melahirkan inovasi yang berdampak. Bagi Afni, pencapaian ini bukan sekadar tentang kompetisi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan gagasan yang bermanfaat dan mampu menjawab tantangan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *