Aluna Putri Sagita Raih Esai Terbaik Bahasa Indonesia di Kompetisi Berpikir Kritis Mahasiswa 2026 Universitas Hasanuddin  

Aluna Putri Sagita Raih Esai Terbaik Bahasa Indonesia di Kompetisi Berpikir Kritis Mahasiswa 2026 Universitas Hasanuddin

MAKASSAR – Prestasi membanggakan kembali diraih penerima beasiswa Etos ID, Aluna Putri Sagita. Ia berhasil meraih penghargaan Esai Terbaik kategori Lomba Esai Argumentatif Bahasa Indonesia di Kompetisi Berpikir Kritis Mahasiswa Universitas Hasanuddin 2026 yang diselenggarakan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin.

 

 

Kompetisi ini menjadi sarana mahasiswa mengasah kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan, serta menyampaikan argumentasi logis dan berbasis bukti. Tantangan lomba ini tidak hanya pada kemampuan menentukan pilihan, tetapi juga ketepatan peserta menyusun alasan kuat beserta dukungan fakta dan data.

 

 

Di awal perlombaan, setiap peserta diberikan sebuah kasus atau cerita yang memuat persoalan untuk dianalisis. Peserta kemudian diwajibkan memilih satu opsi sebagai jawaban atau sikap terhadap persoalan tersebut disertai alasan terbaik yang didukung fakta dan data relevan. Seluruh proses pengerjaan dilakukan tanpa akses internet dan dibatasi hanya satu jam.

 

 

Kondisi itu menuntut peserta memahami persoalan secara cepat, mempertimbangkan berbagai pilihan, serta merumuskan argumentasi yang meyakinkan dengan waktu terbatas. Peserta tidak cukup hanya menentukan pilihan, namun harus bisa menjelaskan dasar pemikirannya secara logis dan memperkuatnya lewat fakta serta data yang sesuai.

 

 

Keberhasilannya meraih penghargaan Esai Terbaik menjadi pencapaian yang membanggakan, ia mengaku ke depannya ingin memaksimalkan kemampuan bernalar, menganalisis masalah, dan menyusun argumentasi secara sistematis.

 

 

Bagi Aluna, pencapaian ini menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan akademik, khususnya dalam mengolah informasi, mempertimbangkan berbagai kemungkinan, dan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Kemampuan berpikir kritis tidak hanya dibutuhkan untuk berkompetisi, melainkan juga penting ketika menghadapi berbagai persoalan yang memerlukan keputusan berdasarkan pertimbangan rasional dan bukti memadai.

 

 

Ia berharap prestasinya dapat memotivasi penerima beasiswa Etos ID dan mahasiswa lain agar terus mengasah kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, serta membangun kebiasaan menyampaikan pendapat dengan dukungan fakta dan data. Melalui pencapaian tersebut, Aluna turut menunjukkan pentingnya kemampuan bernalar dan menyusun argumentasi sebagai bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *