Ahmad Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Berprestasi

Ahmad Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang Berprestasi

 

Jambi –  Berasal dari sekolah yang jauh dari berbagai fasilitas dan kesempatan kompetisi, Muhammad Tegar Sembiring, penerima beasiswa Etos ID dan mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Jambi berhasil meraih Juara Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat LLDIKTI Wilayah X 2026.

 

Pencapaian tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan Ahmad, spaan akrabnya. Bukan semata karena penghargaan yang diraih, melainkan karena menjadi bukti bahwa keterbatasan latar belakang bukanlah penghalang berkembang dan berprestasi.  mengaku tidak termasuk siswa yang dikenal memiliki banyak prestasi ketika duduk di bangku SMA. Kesempatan untuk berkuliah dan bergabung sebagai penerima beasiswa Etos ID pada 2023 titik balik hidupnya. Melalui berbagai program pembinaan, mentoring, pengembangan karakter, dan kepemimpinan, Ahmad mengaku mulai berani mengeksplor diri serta mencoba berbagai peluang yang sebelumnya terasa di luar jangkauan.

 

Ahmad mengatakan ketika pertama kali masuk kuliah, ia sering merasa tertinggal dibandingkan mahasiswa lain yang berasal dari sekolah unggulan atau kota besar. Namun di Etos ID ia belajar bahwa setiap orang memiliki titik awal yang berbeda, dan yang terpenting adalah kemauan untuk terus bertumbuh.

 

Pada kompetisi tersebut, Ahmad mengangkat gagasan berjudul “Forest Guardian System: Pengembangan Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan Berbasis Geographically Weighted Random Forest di Provinsi Jambi”. Inovasi ini menawarkan pendekatan berbasis kecerdasan buatan dan analisis spasial untuk membantu memprediksi wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran hutan sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

 

Di tengah persaingan bersama delegasi dari berbagai perguruan tinggi besar di Sumatra Barat dan Jambi, Ahmad berhasil menunjukkan kapasitasnya hingga meraih Juara 3. Baginya, capaian tersebut bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga simbol bahwa mahasiswa dari daerah dan latar belakang sederhana mampu bersaing ketika diberikan kesempatan untuk berkembang.

 

 

Ahmad menegaskan, Etos ID menjadi salah satu ruang yang membantunya menemukan potensi tersebut dan mengubah keraguan menjadi keyakinan bahwa mimpi besar dapat dicapai oleh siapa saja.

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *