Raih Juara Dampak Sosial Keberlanjutan, Wahyu Ingin Menurunkan Stunting di Daerahnya
Palu – Mengupayakan dampak di masyarakat sejak duduk di bangku perkuliahan menjadi cita-cita Wahyu Hidayat, penerima beasiswa Etos ID. Hal tersebut membawanya menjadi Juara 1 Anugerah Innovillage kategori Dampak Sosial Keberlanjutan Penurunan Stunting yang diadakan Telkom Indonesia.
Innovillage, kata Wahyu, merupakan program kompetisi inovasi sosial mahasiswa sebagai bentuk implementasi dan mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Proposal Wahyu berhasil terpilih dari 719 proposal yang berasal dari 2815 mahasiswa di seluruh penjuru nusantara. Ia menyampaikan rasa bahagianya dan mengatakan bahwa keikutsertaannya adalah dorongan menciptakan solusi digital untuk isu-isu sosial.
Bersama timnya, Innomilk, Wahyu mengangkat tema Optimasi Penurunan Stunting Melalui Pembuatan Susu Analog Berprotein Tinggi Dari Ikan Penja Dan Daun Kelor Berbasis Platform Digital Kontrol Masyarakat. Bersama pejabat dan masyarakat setempat Wahyu mengoptimalkan susu analog guna mengoptimasi penurunan stunting. Wahyu menunjukkan bahwa teknologi dapat digunakan secara bijak dan berdampak luas.
Bagi Wahyu Innovillage bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah tumbuhnya pemimpin-pemimpin masa depan yang peduli lingkungan. Ia sangat bangga bisa menjadi bagian dari kompetisi tersebut dan berharap prestasi ini menjadi langkah awal dari banyak pencapaian besar lainnya di masa depan.