Mendengkur Ternyata Berbahaya
Hayo ngaku, siapa yang suka mendengkur atau ngorok ketika tidur? Mulai sekarang jangan anggap mendengkur sebagai kebiasaan sepele ya Sahabat Pendidikan. Menurut dr. Andreas Prasadja, RPSGT, praktisi kesehatan tidur di Snoring and Sleep Disorder Clinic, mendengkur disebabkan karena napas yang berhenti berkali-kali dengan mendengkur saat tidur. Napas yang berhenti berkali-kali saat tidur ini juga akan membuat orang terbangun berkali-kali tapi tidak sampai terjaga.
Hanya saja Sahabat Pendidikan perlu waspada karena mendengkur dapat mengakibatkan hipertensi, stroke, jantung, depresi hingga kematian. Lalu bagaimana biar kita gak mendengkur lagi? Nah salah duanya dengan banyak minum air putih dan menurunkan berat badan.
Ketika mengalami dehidrasi, proses pelepasan lendir di hidung dan langit-langit lunak menjadi lengket, hal itu bisa mendorong kita untuk mendengkur. Oleh karena itu, perbanyaklah minum air ya Sahabat Pendidikan. Bagi wanita, idealnya minum air putih sekitar sebelas gelas sehari, sementara pria sebanyak enam belas gelas.
Kalau masih mendengkur juga, Sahabat Pendidikan bisa mencoba menurunkan berat badan. Namun hal ini tidak bisa diberlakukan untuk semua orang karena ada sebagian orang bertubuh kurus juga sering mendengkur. Cara ini bisa dilakukan jika kita mulai mendengkur ketika terjadi penambahan berat badan, padahal sebelumnya tidak pernah mendengkur. Pertambahan berat badan, terutama yang memengaruhi bagian leher, dapat menyebabkan kita mendengkur.
Saatnya menurunkan berat badan dan memperbanyak konsumsi air putih ya Sahabat Pendidikan, supaya tidur kita lebih berkualitas.