Melalui Monitoring dan Evaluasi Etos ID Lakukan Penguatan Pembinaan di Padang

Padang – Monitoring dan Evaluasi (Monev) Etos ID wilayah Padang dilaksanakan sebagai momentum refleksi, penguatan arah pembinaan, serta konsolidasi semangat perjuangan penerima beasiswa.
Menurut Dwi Nurfitriani, Ketua Etos ID, kegiatan ini bukan sekadar agenda penilaian, melainkan ruang belajar bersama untuk memastikan bahwa proses pembinaan benar-benar berdampak pada pertumbuhan akademik, karakter, dan kontribusi sosial awardee. Secara umum, performa akademik penerima beasiswa menunjukkan tren yang positif.
Dwi mengungkapkan, mayoritas penerima beasiswa Etos ID Padang mampu mempertahankan IPK sesuai standar yang ditetapkan, bahkan beberapa menunjukkan peningkatan signifikan dibanding semester sebelumnya. Namun demikian, ditemukan beberapa tantangan seperti manajemen waktu, distraksi aktivitas organisasi, serta adaptasi terhadap sistem pembelajaran kampus. Kehadiran dalam pembinaan cukup konsisten, meskipun masih perlu penguatan komitmen.
Monev Padang, jelas Dwi, menitikberatkan pada beberapa kegiatan seperti Forum Fasilitator, Forum Etoser, Presentasi Social Project dan sesi pelatihan serta penyampaian hasil nilai pembinaan 2025 dan target pembinaan di 2026. Baginya Monev tak sekadar wadah pemberi solusi, melainkan ceruk pendengar aktif dan penanya yang menggugah kesadaran. Setiap sesi menjadi ruang untuk menggali kondisi yang sedang dialami awardee. Harapannya coaching dapat menjadi ruang untuk melahirkan beragam solusi dan penguatan dari proses pembinaan yang berjalan.
Dwi menerangkan jika di 2026 tim Etos ID turut menyoroti pentingnya Individual Development Plan (IDP) sebagai kompas pertumbuhan personal. Beberapa penerima beasiswa sudah memiliki arah yang jelas, namun sebagian lainnya masih memerlukan pendampingan untuk merumuskan tujuan jangka panjang secara lebih konkret.