BAKTI NUSA Resmi Buka Sustainable Leaders Challenge 2026 Luring di Malang

BAKTI NUSA Resmi Buka Sustainable Leaders Challenge 2026 Luring di Malang

 

Malang – Mengoptimalkan potensi besar pemuda Indonesia, Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) menggelar Pembukaan Sustainable Leaders Challenge 2026 (SLC26) luring yang dilaksanakan di Malang, Jawa Timur.

 

Menggadang tema Sustainable Leadership for Meaningful Impact kegiatan yang diikuti  55 calon penerima BAKTI NUSA dari 15 kampus besar Indonesia (USU, UNAND, UNSRI, UI, IPB, ITB, UNPAD, UNS, UGM, ITS, UNAIR, UB, UNHAS, UNUD, dan UNDIP) dirancang sebagai ruang pembelajaran dan konsolidasi kepemimpinan. Melalui SLC, para calon penerima beasiswa didorong meneguhkan nilai, memperkuat peran, membangun engagement, serta menumbuhkan komitmen kepemimpinan. Menurut Ricky Hardiansyah, Ketua BAKTI NUSA, kegiatan ini nantinya akan menjadi wadah memperkuat sinergi anta sebagai satu ekosistem kepemimpinan.

 

Dibersamai  dr Gamal Albinsaid, Anggota Komisi IX DPR RI & Inovator Kesehatan & Wirausaha Sosial; Drs. Alie Mulyanto, MM., Plt Ketua Kesbangpol; Trio Agus Purwono, S.TP., Wakil Ketua II DPRD Kota Malang; Prof. Andi Kurniawan, S.Pi., M.Eng. D.Sc., Wakil Rektor bidang Perencanaan, kerjasama, dan Internasionalisasi UB; Moch. Rizki Aladib (Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur; Haryo Mojopahit, Managing Director Pendidikan Dompet Dhuafa; perhelatan nasional tersebut menjadi sarana pengembangan kepemimpinan bagi aktivis mahasiswa guna melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya transformatif, tetapi juga memiliki integritas tinggi, kecerdasan mumpuni, dan semangat melayani dengan visi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

Dalam sambutannya Haryo Mojopahit berharap para calon penerima BAKTI NUSA bisa melahirkan leadership project  luar biasa sehingga bisa berKolaborAksi dengan pembuat kebijakan, setiap leader project diharapkan mampu mendorong perubahan yang lebih luas dan pada akhirnya berkontribusi dalam pembentukan kebijakan berkeadilan. Sebab menurutnya Indonesia butuh penerus bangsa terbaik agar pemegang kebijakan diisi para aktivis yang berpihak pada rakyat.

 

Di sesi Insightful Speech, Gamal Albinsaid, mengatakan bahwa tidak ada keberhasilan tanpa upaya dan perjuangan, karena setiap kesuksesan selalu lahir dari proses penuh tantangan. Kunci keberhasilan, ujarnya, terletak pada keberanian melewati kesulitan serta keselarasan antara potensi, bidang yang ditekuni, dan passion. Sebab, tambahnya, ketika pemuda berjalan di jalur yang tepat maka persoalan finansial hanyalah soal waktu. Tugas pemuda hari ini bukan sekadar memulai amal atau kebaikan, tetapi memastikan amal tersebut berkelanjutan dan memberi dampak yang melampaui usia. Ia berpesan untuk menikmati setiap tantangan dan menjadikan pribadi sarana menghadirkan senyuman bagi banyak orang.

 

 

Ricky mengutarakan, SLC ialah momen terbaik calon penerima BAKTI NUSA untuk bergerak mewujudkan aksi nyata dalam memberikan kebermanfaatan. Ricky meyakini lewat SLC para calon penerima BAKTI NUSA akan mendapatkan kesempatan besar mengembangkan diri bertumbuh dan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Will it be Worth It? Will it be Worth It? – Long story short,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *