Resmi Jadi Alumni, Etos ID Kukuhkan 79 Wisudawan di Lepas Juang Etos ID Angkatan 2022
Bogor- Etos ID berkomitmen menjadi bagian dari pengembangan kualitas manusia Indonesia melalui improvement dan development kapasitas diri pemuda selama empat tahun sebagai upaya melahirkan resilient leader berkarakter dan mewujudkan Indonesia Emas.
Selama empat tahun, Dwi Nur Fitriani, Ketua Etos ID, menjelaskan bahwa Etos ID memberikan fasilitas non materiil berupa pembinaan kepada para penerima beasiswanya di antaranya dukungan prestasi akademik dan nonakademik, mentorship akademik, organisasi dan soft skill, pelatihan improvement and development, jejaring nasional, dan pesiapan karier pascakampus. Fasilitas nonmateriil tersebut, ujarnya, disesuaikan berdasarkan kebutuhan setiap tingkat masa perkuliahan, perkembangan zaman, dan kebutuhan dunia pasca kampus.
| Setelah semua rangkaian pembinaan selesai, para penerima beasiswa mengikuti Lepas Juang Etos ID Angkatan 2022 yang dilaksanakan daring di 16 wilayah (Aceh, Medan, Padang, Jambi, Lampung, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Palu, Kendari, Makassar, Mataram, dan Ambon). Pada gelaran nasional ini sebanyak 79 penerima beasiswa Etos ID Angkatan 2022 resmi dikukuhkan menjadi alumni Etos ID.
|
Lepas Juang Etos ID Angkatan 2022 ialah momentum menguatkan semangat bertumbuh, berkarya, dan bermanfaat; serta momentum mempererat ikatan penerima manfaat serta menjalin KolaborAksi buat berkontribusi. Lewat semangat From Struggle to Legacy’, Etos ID ingin melahirkan resilient leader berkarakter dan siap menjadi penerang di berbagai medan pengabdian.
Lepas Juang, kata Dwi, bertujuan memberikan apresiasi atas pencapaian akademik, non akademik, dan pembinaan sekaligus membekali para alumni menghadapi dunia pasca kampus. Digawangi tokoh-tokoh hebat seperti Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, S.Si., M.Sc., Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia; Rista Ardy Priatama, PhD Student, University of Cincinnati, USA Guest Researcher, Leibniz Institute of Agricultural Development in Transition Economies (IAMO), Jerman; Asep Hendriana, Direktur 1 Program Pendidikan Dompet Dhuafa; Haryo Mojopahit, Managing Director Pengembangan Pendidikan, Riset, dan Budaya, serta Bayu Candra Winata, Ketua Beastudi Indonesia.

Di sesi Reflective Speech, Haryo Mojopahit berpesan agar para alumni Etos ID 2022 senantiasa menjaga integritas, tetap berjalan di jalan yang lurus dengan memberikan yang terbaik di mana pun. Ia juga berharap, setelah melewati duania pasca kampus para alumni tetap menjadi orang yang bermanfaat sebab negeri ini butuh pemuda tangguh yang bisa memberi manfaat, memberi cahaya, dan bisa mengorganisasikan sekeliling untuk melakukan inisiatif kebaikan.

Mulyadi Saputra, Direktur 1 Program Pendidikan Dompet Dhuafa, menuturkan jika Etos ID ialah rumah tumbuh yang harus dijaga dan dirawat. Etos ID, kata Mulyadi, ialah program beasiswa pemuda yang mendorong mustahik menjadi muzaki, GREAT Edunesia ingin para alumni Etos ID memiliki tanggung jawab, amanah, kompeten, memiliki growth mindset, agile, punya kesadaran penuh serta kepedulian terhadap pembangunan bangsa.

Pada Pidato Kunci, Prof Zulys menyampaikan apapun gelar alumni Etos ID nantinya, akan lebih bermakna jika dapat memberikan kontribusi terbaik di saat bangsa sedang diliputi banyak permasalahan. Ia menegaskan agar para alumni tak hanya bercita-cita menjadi orang sukses, namun bercita-citalah menjadi orang yang berkontribusi dan bermanfaat. Karena menurutnya, ketika manfaat lebih besar, kesuksesan akan mengejar walaupun tanpa dikejar. Menutup Pidato Kunci, ia mengutarakan bahwa gelar apapun yang para alumni dapatkan bukanlah puncak prestasi, itu adalah amanah, itu adalah pembuktian kata-kata yang jadi kerja nyata demi mengukir sikap hidup dengan karya, itu bukan puncak prestasi melainkan modal berkontribusi sesuai kapasitas yang dimiliki, bukan untuk pribadi melainkan untuk institusi bersama, itu juga bukan puncak kemenangan apalagi kesenangan melainkan menjadi modal untuk pengabdian pada masyarakat, bangsa, dan Tuhan.
Lepas Juang Nasional bukanlah akhir dari perjalanan Etoser 2022, melainkan sebuah gerbang memasuki fase kontribusi lebih luas. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para alumni Etos ID dapat terus menyuburkan nilai-nilai perjuangan, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian dalam kehidupan pascakampus mereka, baik sebagai akademisi, profesional, maupun wirausahawan.
Dwi mengatakan, Lepas Juang lebih dari sekadar seremoni, Lepas Juang adalah ajakan melanjutkan misi kebaikan, menjaga semangat lifelong learning, dan mempererat jejaring kontribusi lintas generasi. Karena sejatinya, misi berkontribusi belum selesai, ia hanya berganti bentuk, dari dalam asrama ke tengah masyarakat.
