Lakukan Monitoring dan Evaluasi di Palu, Etos ID Ukur Keberlanjutan Dampak Program di Sulawesi Tengah

Palu – Etos ID berkomitmen melakukan pembinaan kepada penerima beasiswanya secara utuh terutama di bidang akademik, perkembangan profil, dan kontribusi sosial. Tak sampai di sana Tim Etos ID turut menguji relevansi dan kontribusi peran penerima beasiswa dan fasilitator wilayah terhadap pencapaian dan keberlanjutan dampak program.
Guna mengevaluasi capaian penerima beasiswa berdasarkan hasil asesmen Semester II 2025, Etos ID menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Bappeda Kota Palu, Sulawesi Tengah. Bayu Candra Winata, Ketua Beastudi Indonesia, menuturkan kegiatan Monev dilaksanakan untuk menilai keterlaksanaan program Etos ID di wilayah Palu yang mencakup aspek pembinaan, peran fasilitator, pelaksanaan pembinaan akademik dan kepemimpinan, serta pelaksanaan proyek sosial.
Di kegiatan yang diikuti seluruh Etoser -sebutan penerima beasiswa Etos ID- dan fasilitator, Bayu menyoroti capaian akademik, keterlibatan organisasi yang tinggi, dan konsistensi pelaksanaan proyek sosial di sana. Menurut Bayu, Monev Etos ID tak sekadar ruang refleksi bersama untuk melihat proses, tetapi juga menilai perkembangan dan menyusun langkah perbaikan program ke depan melalui diskusi, presentasi, dan evaluasi terbuka.
Proses Monev menjadi ruang pembelajaran bersama untuk membaca capaian, tantangan, dan arah penguatan program di masa depan. Pasca Monev, Etos ID akan melakukan pemaksimalan di aspek konsistensi monitoring, keberlanjutan proyek sosial, serta penguatan sumber daya dan mitra pendukung. Sebab, kata Bayu, Etoser Palu memiliki potensi besar jika diarahkan lewat itme yang stabil dan dukungan sistem mumpuni. Ia yakin Monev kali ini mampu menghadirkan para penggerak, pengelola, dan pendamping program untuk memastikan setiap proses berjalan akuntabel, reflektif, dan berdampak.