Memahami Realitas, Merekayasa Masa Depan

Memahami Realitas, Merekayasa Masa Depan

Oleh: Muhammad Syafi’ie el-Bantanie, Founder eTahfizh

Membaca sejarah adalah upaya untuk memahami realitas. Ia memang peristiwa masa lalu, namun ada pola-pola kehidupan di sana. Pola-pola inilah yang mesti kita tangkap untuk bisa memahami realitas, lalu merekayasa masa depan.

Mega proyek membangun peradaban Islam tidak boleh berdasarkan asumsi. Melainkan, harus memiliki pijakan sejarah yang kuat. Karena, darinya kita pun belajar matematika sosial. Mega projek hijrah, misalnya. Hijrah adalah mega projek dakwah yang dirancang sistematis oleh Rasulullah.

Berawal dengan membaca dan menganalisis geo politik Madinah. Analisis detail tentang masyarakat yang mampu baca tulis, komposisi suku, dominasi ekonomi Yahudi, tingkat kemandirian ekonomi, kondisi geografis, peta kekuatan sosial dan tokoh-tokoh kuncinya, dan lainnya.

Inilah matematika sosial yang bisa Sahabat Pendidikan dapatkan dari membaca sejarah agar menemukan pola-polanya dalam rancang bangun peradaban Islam di Indonesia dan dunia. Bagaimana Rasulullah menata ulang kehidupan dari titik nol hingga menjadi imperium terbesar dan terlama sepanjang sejarah. Mulai 624–1924 M Islam memimpin peradaban bumi. Tentu saja dengan pasang surut di tengah-tengahnya.

Sudahkah Sahabat Pendidikan membaca sejarah dalam perspektif ini untuk menyusun narasi masa depan?

 

Facebook
Twitter
LinkedIn

Slide
BAKTI NUSA Siap Lepas 57 Penerima Manfaatnya dalam National Mission Bogor – BAKTI NUSA…
Apresiasi National Mission 2021, Anies Baswedan: “Sebuah Semangat yang Amat Baik” Bogor – Apresiasi…
Sambut 153 Penerima Manfaat, Etos ID Helat Compass Building Camp (CBC) Bogor – Lembaga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *